Breaking News:

Berita Pagaralam

Pura-pura Jadi Sales, Warga Lahat Ini Jual Voucher Kouta Palsu, Pasrah Ditangkap di Pasar Pagaralam

Kepada polisi, penjual pulsa yang juga berprofesi guru ini menjelaskan dirinya kemudian membeli sebanyak 300 pcs Voucer Internet dari kedua sales

Sripoku.com/Wawan Septiawan
TERSANGKA : Tampak tersangka DI warga Lahat yang diduga menjual voucer palsu di Pagaralam 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Kali ini Satuan Reskrim kembali berhasil mengungkap Tindak Pidana Penipuan penjualan Voucer Internet yang terjadi di Jalan Dempo Raya Perumnas Nendagung  pada 17 Februari 2021 silam.

Menurut keterangan Vivin (27) selaku pelapor menceritakan bahwa pada hari itu sekitar jam 3 sore dirinya didatangai oleh 2 orang laki-laki tidak dikenal yang mengaku sebagai sales dari salah satu provider 

Kepada polisi, penjual pulsa yang juga berprofesi guru ini menjelaskan dirinya kemudian membeli sebanyak 300 pcs Voucer Internet dari kedua sales tersebut.

Mengetahui voucher  tersebut ternyata kosong ketika dia menjual kepada konsumennya, kemudian warga perumnas Nendagung ini melaporkannya ke Mapolres Pagar alam pada 24 Maret 2021 dengan Kerugian yang diderita Vivin sebesar  Rp3.540.000.

Kooperatifnya pelapor dan para saksi membuat Gerak Cepat yang dilakukan  Satuan Reskrim Polres Pagaralam dengan menangkap seorang pelaku DI (28) di Perumnas Nendagung pada Rabu (24/3/2021) pukul 00.30 Wib.

Kapolres Pagar Alam AKBP Dolly Gumara, SIK MH didampingi Kasat Reskrim Polres Pagaralam AKP Acep Yuli Sahara membenarkan jika pihaknya telah mengamankan pelaku DI yang merupakan warga Gunung Gajah Kabupaten Lahat.

"Dari hasil penangkapan DI kami juga menyita 300 pcs Voucer dan 1 unit handphone Merek Vivo yang dijadikan sebagai barang bukti," ujar Acep.

Ditempat terpisah Kasubbag Humas Polres Pagaralam AKP Wempi A Kayadu menambahkan untuk pasal yang dikenakan Tindak pidana yang dilakukan saudara DI yaitu Pasal 378 KUH Pidana tentang Penipuan dengan ancaman Hukuman Penjara kurungan Paling Lama 4 Tahun.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved