Breaking News:

Tujuh Bulan Terbaring Tak Berdaya, PTBA dan Pemdes Ujanmas Ulu Bantu Biaya Berobat Sahri

PTBA dan Pemdes bantu biaya berobat Sahri Ependi (33) Warga Kampung III, Desa Ujanmas Ulu, yang sudah tujuh bulan terbaring sakit

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Azwir Ahmad
sripoku.com/ardani
CAPTION FOTO : Bantu Biaya Pengobatan : PTBA dan PemdesUjan Mas Ulu bantu biaya pengobatan dan akomodasi pasien tidak mampu Sahri (33) warga Desa Ujan Mas Ulu, ke RSUD dr HM Rabain Muara Enim, Rabu (24/3/2021). 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Setelah menderita sakit dan terbaring lemah selama tujuh bulan, Sahri Ependi (33) Warga Kampung III, Desa Ujanmas Ulu, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muara Enim, akhirnya menjalani perawatan setelah dibantu biaya pengobatan dan akomodasi oleh PTBA dan Pemdes
Ujan Mas Ulu di RSUD dr HM Rabain Muara Enim.

Menurut Sahri didampingi keluarganya mengatakan bahwa sebelum sakit ia membuka bengkel motor untuk membantu keluarganya.

Namun sejak sakit sekitar tujuh bulan yang lalu ia terpaksa istirahat total dirumahnya. Sejak awal sakit, dirinya sudah berobat kemana-mana, tapi penyakitnya tak kunjung sembuh, dan pihak keluarga sudah berupaya untuk membantu.

Tapi karena kondisi  sekarang masih pandemi Covid-19 keluargapun terbatas untuk membantu karena perekonomian mereka juga terbatas.

“Aku sakit lever la tujuh bulan. lah neman behubat, makai surat keterangan dek mampu, tapi tebatas dengan keadaan menahi, kulu kilew maseh nak makai duet," keluh Sahri dengan logat bahasa daerahnya sembari meneteskan air mata.

Karen  tidak ada uang biaya  untuk berobat, lanjut anak bungsu dari lima saudara ini, ia hanya bisa berbaring sambil menahan sakit yang dideritanya. Ia berharap hanya adanya keajaiban dan pasrah untuk sembuh dengan keterbatasan perekonomian keluarganya.

Makanya ketika dirinya mendapat bantuan dari PTBA dan Pemdes Ujan Mas Ulu, dirinya kembali bersemangat untuk sembuh dan beraktifitas seperti biasanya untuk membantu ekonomi keluarganya.

Ibunda Sahri,  Rusmina mengatakan, bahwa anaknya memang pernah di bawah ke rumah sakit tapi disuruh pulang oleh pihak Rumah Sakit. Kemudian pihak Rumah Sakit memberikan surat rujukan untuk dirawat di Palembang dengan biaya sendiri. 

“Saya bingung, kalau dirawat di Palembang pasti perlu biaya banyak. Makan saja susah, apa lagi biaya berobat pak. Jadi kami hanya mengharapkan bantuan dari semuanya termasuk pemerintah,” pinta Rusmina dengan air mata berlinang.

Kepala Desa Ujanmas Ulu Wansyah mengatakan bahwa dirinya selaku pemerintah desa setempat bersama PTBA akan seoptimal mungkin membantu biaya pengobatan dan akomodasinya sampai ke Palembang.

Dan mudah-mudahan dengan upaya tersebut Sahri bisa sembuh seperti sediakala dalam membantu perekonomian keluarganya.

"Kita akan upayakan dulu di RSUD dr HM Muara Enim, jika memang akan dibawa ke Palembang, kita siap kawal bersama PTBA," ujar Wansyah.

Lanjut Wansyah, dirinya atas nama Pemerintah Desa dan masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak PTBA yang telah cepat tanggap membantu warganya yang terkena musibah. Mudah-mudahan kedepan kegiatan sosial seperti lebih ditingkatkan dan PTBA semakin jaya.

Sementara itu Manager Humas PTBA Iko Gusman di dampingi Asmen CSR PTBA Sugandi dan Pembina Lingkungan Arlis mengatakan bahwa perusahaan melalui Satuan Kerja CSR selalu berupaya hadir, peduli dan berbagi terutama kepada masyarakat yang layak dan membutuhkan.

Contohnya hari ini, walaupun tidak terlalu besar namun kami berharap kehadiran dan kepedulian kami dapat meringankan beban dan menjadi penyemangat beliau untuk sembuh serta dapat menginspirasi semua rekan-rekan yang lain untuk bersama-sama saling mendukung dan peduli.(ari)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved