Breaking News:

Tingkatkan Pelayanan Pada Disabilitas, Personil Polres Muara Enim Diberikan Pelatihan Bahasa Isyarat

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya bagi yang penyandang Disabilitas, Polres Muara Enim menggelar pelatihan bahasa Isyarat

Editor: adi kurniawan
Humas Polres Muara Enim
Polres Muara Enim menggelar pelatihan bahasa Isyarat kepada Petugas Pelayanan di Polres Muara Enim di ruang rupatama Polres Muara Enim, Rabu (24/3/2021). 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM --- Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya bagi yang penyandang disabilitas Tuna Rungu Wicara  (Tuli dan Bisu), Polres Muara Enim menggelar pelatihan bahasa isyarat kepada Petugas Pelayanan di Polres Muara Enim di Polres Muara Enim, Rabu (24/3/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Polres Muara Enim mengundang langsung Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Muara Enim untuk dapat memberi pelatihan bahasa isyarat Kepada Petugas Pelayanan di Polres Muara Enim.

Turut hadir dalam pelatihan tersebut Waka Polres Muara Enim Kompol Agung Adhitya Prananta SH SIK MH dan Kasubbag Humas Polres Muara Iptu RTM Situmorang.

Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar SIK mengatakan, bahwa kegiatan pelatihan bahasa isyarat ini, dilakukan adalah untuk meningkatkan kemampuan personil anggota Kepolisian, terutama terhadap anggota Polri yang ditugaskan dibidang pelayanan.

Baca juga: Dilantik Jadi Bupati, Devi Suhartoni Digantikan Subandri Sebagai Plt Ketua Umum KONI Muratara

Baca juga: Innalilahi Wainnailaihi Rojiun Mertua Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda Meninggal Dunia

"Karena mereka merupakan garda terdepan, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa terkecuali bagi penyandang disabilitas Tunarungu dan Tunawicara," singkatnya.

Sementara itu menurut Vevi guru dari SLB Muara Enim mengatakan pelatihan isyarat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan anggota Polri.

Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi yang penyandang Disabilitas Rungu Wicara yaitu, ketidakmampuan dalam memproduksi suara dan berbahasa yang disebabkan karena kerusakan alat, dan organ pendengaran sehingga anak tidak mengenal cara mempergunakan organ dan tidak mengenal konsep bahasa.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved