Breaking News:

Resensi Novel Pendosa yang Saleh Karya Royyan Julian

Premis cerita ini menarik. Mubarak merupakan lora yang mendapati dirinya seorang pedofilia. Ia berusaha menghindari perbuatan keji itu dengan ........

Resensi Novel Pendosa yang Saleh Karya Royyan Julian
ist
Novel Pendosa yang Saleh

Pendosa yang Saleh beralusi ke cerita-cerita anak populer.

Ketujuh judul bab yang menyusun buku ini bahkan secara terang meminjam judul folklor, dongeng dari khazanah Nusantara hingga Eropa, dan karakter film kartun di televisi. 

Berangkat dari teks tersebut, Royyan mengolahnya dengan siasat penulisan kreatif yang beragam.

Misalnya, ia meminjam dongeng Timun Mas dengan menyimpangkannya ke versi alternatif sebagai strategi diskursif sekaligus pintu masuk ke cerita masa lalu Mubarak.

Sementara, dalam bab lain dongeng Gadis Kecil Bertudung Merah hadir berjalin kelindan dengan kisah kelam pedofilia Mubarak. 

Di bab "Barney & Friends", mengambil inspirasi ayat-ayat Bibel, Royyan membuat tuturan narasi bab tersebut bergaya alkitabiah.

Usaha eksplorasi dan main-main dipikirkan matang dan memiliki fungsi signifikan dalam cerita.

Tengok pemilihan nama Mubarak dan Barabas yang menimbulkan humor bahasa (hlm. 94).

Menilik riwayat karya Royyan sebelumnya, dalam Tanjung Kemarau dan Rumah Jadah perkara magi selalu menjadi suatu yang integral dalam karyanya.

Dalam Pendosa yang Saleh, yang magi itu pun tetap hadir, tetapi dengan pendekatan berbeda.

Yang magi itu ada, tetapi digiring ke arah yang rasional.

Misalnya, peristiwa damar colok, ketika semua orang menganggap itu kejadian gaib, Ning Acu  menganggap damar colok tak sungguh ada, justru menganggap bahwa ketakutan itu efek kenaikan tarif listrik dan harga minyak yang mencekik leher rakyat.

Cerita novel ini disusun variatif, dengan kejadian campur aduk, dan menghadirkan beragam anomali atas sesuatu yang telah dianggap lazim, menjadikan novel ini tampil dengan penjelajahan baru atas penggarapan tema dan bahasa.

Pendosa yang Saleh adalah sebuah novel seru yang layak dibaca dan dirayakan.

Wendy Fermana, pengarang cerita dan pengajar bahasa

Editor: aminuddin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved