Kasus Pembunuhan

LINDUNGI Suami, Tubuh Trimah Penuh Bacokan: Imam Masjid Dieksekusi Saat Salat Subuh

-Seorang pria bacok imam dan istrinya saat shalat subuh. Pelaku ternyata sudah merencanakan pembunuhan.

Editor: Wiedarto
istimewa
Warga menyolati jenzah Trimah warga Dusun Sigran, Desa Kemiri, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung usai menjadi korban pembacokan, Minggu (15/3/2021) 

SRIPOKU.COM, TEMANGGUNG--Seorang pria bacok imam dan istrinya saat shalat subuh. Pelaku ternyata sudah merencanakan pembunuhan. Ia bahkan sudah menyiapkan bendo dan tombak.

Satreskrim Polres Temanggung berhasil mengungkap motif kasus pembacokan oleh Mundari (60) terhadap pasangan suami istri Muhndori (69) dan Trimah (55) warga Dusun Sigran RT 02 RW 09 Desa Kemiri Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung.

Kasatreskrim Polres Temanggung, AKP Setyo Hermawan mengungkapkan, korban telah merencanakan aksi pembunuhan sejak Jumat (12/3/2021).

Dua alat senjata tajam dipersiapkan.

Berupa, bendo sepanjang 30 sentimeter dan juga semacam tombak buatan yang diujungnya dipasang besi tajam sepanjang 70 sentimeter.

Seusai semuanya siap, tersangka melancarkan aksinya pada Minggu (14/3/2021) pagi saat sasaran utama Muhndori mengimami salat Subuh.

"Memang semuanya sudah direncanakan.

Pelaku pun memilih saat salat Subuh karena di situ sedikit orang yang jamaah.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sriwijayapost di bawah ini:

Peluang pelaku melarikan diri besar," terangnya saat ungkap kasus di Mapolres Temanggung, Jumat (19/3/2021) sore.

Menurut AKP Setyo, tersangka membawa dua senjata tajamnya sekaligus untuk menghabisi sasaran.

Bendo atau parang dibawa tangan kanan, sedangkan tombak buatannya di tangan kiri.

"Saat itu korban laki-laki mengimami 5 makmum di Masjid Al Iman, satu di antaranya adalah istrinya," ujarnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved