Bongkar Skenario SBY, Gede Pasek : Kongres Belum Dibuka, Pencalonan Ketum Demokrat sudah Ditutup

Salah satu momen KLB 2015 itu yakni, kongres belum sempat dibuka, namun pencalonan untuk ketua umum sudah ditutup

Editor: Yandi Triansyah
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Keenam RI yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato saat malam kontemplasi di Kediamannya di Puri Cikeas, Jakarta, Senin (9/9/2019). Malam Kontemplasi tersebut memperingati 18 tahun Partai Demokrat, 70 tahun Susilo Bambang Yudhoyono dan 100 hari wafatnya Ibu Ani Yudhoyono. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

SRIPOKU.COM - Momen Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat 2015 silam di Surabaya, diceritakan kembali ke publik.

Salah satu momen KLB 2015 itu yakni, kongres belum sempat dibuka, namun pencalonan untuk ketua umum sudah ditutup sebelumnya.

Hal ini diungkapkan oleh
Sekretaris Jenderal Pimpinan Nasional Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Gede Pasek Suardika.

Menurut dia, kejadian itu dirasa lucu.

Sebab kata dia, hal semacam itu tak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah kongres luar biasa partai politik manapun.

"Padahal dimana-mana yang namanya kongres itu dibuka dulu, kemudian sidang pertama membahas draf tata tertib untuk kemudian disahkan menjadi tata tertib. Dimana-mana begitu. Ini (KLB Surabaya) nggak, pendaftaran calon ditutup semua. Hasilnya tunggal lah dia (SBY)," ujar Gede Pasek saat berbincang dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra, Jumat (19/3/2021).

Gede Pasek terus menceritakan skenario SBY supaya bisa menjadi Ketua Umum Demokrat di KLB 2015.

SBY kata dia, mencalonkan lagi untuk maju kembali dalam perebutan kursi Ketua Umum Demokrat.

Dan jangan lupa subscribe, like dan share channel Tiktok Sriwijayapost di bawah ini:

Padahal sebelumnya, kata dia, SBY berjanji hanya akan meneruskan sisa jabatan dari Anas Urbaningrum hingga 2015.

Anas sendiri mundur karena ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

"Jadi ceritanya di KLB di Bali (2013) itu pun ada kesepakatan pak SBY hanya sampai 2015, meneruskan sisa jabatan mas Anas.

Setelahnya akan beliau berikan kepada kader-kader lain yang berpotensi. Hanya di 2015 ternyata beliau maju lagi," ujarnya.

Gede Pasek juga tak habis pikir, sebab dalam KLB di Surabaya tahun 2015 itu terdapat skenario-skenario yang melanggengkan SBY untuk menjadi orang nomor satu di Demokrat.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved