Breaking News:

3 Mayat Ditemukan di Bendungan Irigasi Perjaya OKU Timur Dalam Waktu Berdekatan, Diduga Hanyut

Warga kembali dihebohkan dengan adanya dua mayat lagi yang ditemukan di kawasan Bendungan Irigasi Perjaya di Desa Perjaya.

Editor: Refly Permana
Internet
ilustrasi tenggelam 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Setelah ditemukanya jasad dari Jumini, bocah 9 tahun yang hanyut terbawa arus Sungai Komering dari OKU Selatan.

Warga kembali dihebohkan dengan adanya dua mayat lagi yang ditemukan di kawasan Bendungan Irigasi Perjaya di Desa Perjaya, Kecamatan Martapura pada Kamis (18/3/2021) saat malam hari.

Dua mayat tersebut adalah Khoirudin (31), warga Desa Sinar Hijau, dan Aldino (18), warga Desa Tanjung Kemala.

Kedua mayat itu diduga hanyut terseret oleh derasnya arus sungai di kawasan bendungan tersebut.

Update Harga Logam Mulia PT Antam Palembang 19 Maret dari Ukuran 0,5 Gram Hingga 500 Gram

Menurut PjS Kepala Desa Perjaya, Sarnubi, mengatakan total ada tiga mayat yang ditemukan namun dengan waktu yang berbeda.

Pertama ialah mayat bocah yang hanyut dari OKU Selatan.

Namun berselang beberapa jam kemudian, warga kembali dihebohkan dengan ditemukannya dua mayat laki-laki yang hanyut di Perengseng Bendungan Irigasi aliran Belitang.

"Dari informasi yang saya peroleh, mereka baru saja pulang dari nonton jaranan (kuda lumping), lalu mandi di perengseng Bendungan Irigasi Aliran Belitang, berempat dengan temannya.

Tiba-tiba, kedua korban yakni Khoirudin dan Aldino terseret arus sungai," kata dia.

Sarnubi mengimbau kepada masyarakat baik warga desa maupun warga luar desa hendaknya berhati-hati kalau mau mandi atau berkunjung ke Bendungan Irigasi Perjaya.

KOMPOL Bagus Hadi Suanto Jabat Waka Polres Lubuklinggau, Wanti-wanti Anggota yang Terlibat Narkoba

"Kepada masyarakat yang hendak mandi atau berkunjung ke Bendungan Irigasi Perjaya, hendaknya lebih berhati-hati lagi karena debit air sungai saat ini meningkat dan arus sungai sangat deras.

Kepada orangtua jangan meninggalkan anak yang masih dibawah umur untuk bermain atau mandi di Bendungan Irigasi arus tetap waspada," pungkasnya.

Sementara itu Kapolsek Martapura Kompol Alpentoni membenarkan adanya penemuan mayat tersebut dan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan TKP.

Link Streaming Sinetron Ikatan Cinta 19 Maret, Penderitaan Elsa Dimulai, Al Bawa Sumarno ke Jakarta

"Sebelumnya kedua korban berenang di kawasan bendungan sekitar pukul 17.00 WIB, lalu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia saat malam," kata Kapolsek saat dikonfirmasi tribunsumsel.com. Jumat (19/3/2021).

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved