Soal Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Jokowi Jadi Tiga Periode, Begini Tanggapan DPD RI

Begini tanggapa Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI soal kabar masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Editor: adi kurniawan
kompas.com
Presiden Joko Widodo 

SRIPOKU.COM -- Begini tanggapa Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI soal kabar masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

iungkapkan anggota DPD RI, Abdul Rachman Thaha pihaknya akan menolak langsung jika hal tersebut terjadi.

Thaha mengungkapkan, anggota DPD RI mendukung amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Namun, semata-mata terkait pokok-pokok haluan negara penataan kelembagaan MPR, dan penguatan kelembagaan DPD.

"Sementara terkait perubahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode, 99,9 persen keyakinan saya bahwa 136 orang anggota DPD menolak amandemen UUD," ungkap Thaha kepada Tribunnews.com, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: Lowongan Kerja 2021 di Dirjen Pajak, Khusus Lulusan SMA/SMK, Berikut Informasi Lengkapnya

Baca juga: Hasil All England 2021, Marcus/Kevin Susul Greysia/Apriyani Lolos Babak 2, Kalahkan Wakil Inggris

Baca juga: Berbekal Sebilah Bambu, 8 Remaja di OKU Ini Gasak Kabel Listrik Gedung Sekretariat Bumi Perkemahan

Sementara itu Thaha menegaskan jika ia menolak isu perpanjangan masa jabatan presiden.

"Saya pribadi akan bersikukuh pada sikap penolakan itu sampai akhir masa jabatan saya di DPD RI," ungkapnya.

"Jika saya mengetahui ada anggota DPD yang berpolitik transaksional dengan cara yang tidak etis terkait perubahan masa jabatan presiden, saya akan buka nama yang bersangkutan ke masyarakat," imbuh Thaha.

Lebih lanjut Thaha menilai, isu masa jabatan presiden tiga periode, hanya pancingan terhadap watak kenegarawanan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Anggaplah bahwa pada isu lain, publik mempersoalkan sikap kenegarawanan Presiden."

"Tapi khusus pada wacana penambahan periode masa jabatan presiden, jika itu benar-benar menjadi kenyataan, maka ini akan menjadi realitas yang terlalu mahal bagi reputasi Presiden dan terlalu suram bagi catatan perjalanan negara-bangsa Indonesia," ungkap Thaha.

Sebelumnya diketahui Presiden Jokowi telah memberi keterangan pers mengenai isu perubahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

"Apalagi yang harus saya sampaikan? Bolak-balik, ya sikap saya enggak berubah," ungkap Jokowi, Senin (15/3/2021), dilansir YouTube Sekretariat Kabinet.

Jokowi berpesan agar tidak membuat kegaduhan baru di tengah perjuangan penanganan pandemi Covid-19.

"Dan saya tegaskan, saya tidak ada niat, tidak ada juga berminat menjadi Presiden tiga periode."

"Konstitusi mengamanahkan dua periode, itu yang harus kita jaga bersama-sama," ungkap Jokowi.

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved