Breaking News:

Berita Lahat

Berawal Kasus Pembunuhan, Kapolsek Kota Lahat Diibuat Terkejut: Rupanya Dapat Ini

Iptu Irsan, bersama anggota Kapolsek Kota Lahat, meraih penghargaan dari Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono, SIK.

SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Kapolsek Kota Lahat bersama lima anggotanya saat menerima penghargaan. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Kapolsek Kota Lahat, Iptu Irsan Rumsi, SE, tidak pernah menyangka gerak cepat ia dan anggotanya dalam mengungkap kasus pembunuhan di Desa Batay Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat, Minggu (22/2/2021) berbuah manis.

Iptu Irsan, bersama anggota Kapolsek Kota Lahat, meraih penghargaan dari Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono, SIK.

Selain penghargaan tersebut, untuk Iptu Irsan sendiri mendapat penghargaan lain yakni cepat tanggap dalam Satgas Covid-19.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Warga di Kelurahan Bandar Jaya Lahat Dikepung Banjir

Baca juga: ANTON MEDAN Meninggal Dunia, Sudah Siapkan Liang Lahat, Dulu Sosoknya Paling Ditakuti dan Disegani

"Penghargaan tersebut tentu menjadi motivasi kami untuk bekerja lebih baik lagi khususnya dakam pelayanan kepada masyarakat. Harus prima, sinergitas dan kolaborasi dengan TNI serta unsur terkait. Sehingga dapat mewujudkan situasi kamtibmas yg kondusi dalam mengawal pembangunan menuju lahat yang bercahaya," ujar Iptu Irsan, saat dibincangi usai menerima penghargaan, Senin (15/3/2021).

Sebelumnya, Kapolsek Lahat bersama anggotanya berhasil menyelamatkan nyawa Junaidi (44) pelaku pembunuhan terhadap Darsan (45) di Desa Batay Kecamatan Gumay Talang, Lahat.

Baca juga: Makna Lirik Lagu Pengiring Tari Sangkan Sihih Asal Lahat, Biasa Dipertontonkan Saat Tamu Datang

Baca juga: Keseharian Korban yang Tewas Diduga Tertabrak Kereta Api di Merapi Timur Lahat, Sebatang Kara

Kasus tersebut sempat menyita perhatian dan viral lantaran kasus tersebut berawal dari candaan.

Pada malam kejadian, pelaku sudah dikepung massa di rumah kepala desa.

Namun, keberadaan Kapolsek Lahat membuat massa tenang dan merelakan pelaku dibawa, dan tidak dihakimi oleh massa.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved