Breaking News:

Cari Uang Rp 500 Juta

Tak Bisa Gunakan Kartu KIS, Naman Ayah Balita Penderita Kanker Mata Bingung Cari Uang Rp 500 Juta

Orangtua siapa yang tidak akan galau, bingung dan sedih melihat anaknya menderita kanker mata stadium 3.

Editor: Salman Rasyidin
Warta Kota/Muhammad Azzam
Viona Aprilia, anak berusia dua tahun warga Kampung Pulo Landak RT 05 RW 02, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat harus menahan rasa sakit atas penyakit yang dideritanya. 

"Awalnya itu dikira sakit mata biasa aja gitu, merah matanya. Tapi kok engga sembuh-sembuh, makanya langsung dibawa ke Puskesmas," katanya, pada Minggu (14/3/2021).

Ketika dibawa ke Puskesmas, dia disarankan untuk membawa anaknya ke rumah sakit dengan surat rujukan.

Beberapa bulan dilakukan pengobatan di rumah sakit, anaknya itu tak kunjung sembuh hingga akhirnya disarankan untuk dibawa ke rumah sakit khusus mata di Bandung.

"Di rumah sakit dikatakan ternyata anak saya sakit kanker mata stadium tiga harus segera dioperasi tapi engga bisa pakai Kartu Indonesia Sehat (KIS)," tuturnya.

Adapun biaya operasi dibutuhkan bisa mencapai Rp 500 juta.

Tentunya, bagi Naman yang bekerja sebagai penjual somay dan pencari ikan di sungai itu sangat sulit untuk memiliki uang tersebut.

Maka itu, dirinya sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah maupun para dermawan atas biaya operasi anaknya.

"Saya bingung uang dari mana sebesar itu, buat makan saja susah kan ya," ucapnya.

Naman juga menyayangkan minimnya perhatian dari pemerintah setempat. Sebab, selama pengobatan belum pernah mendapatkan bantuan apapun.

"Belum ada, ya walaupun pakai KIS kan tetap butuh ongkos apalagi ke rumah sakit di Bandung. Sebisa mungkin saya cari sendiri sama pinjam tetangga," tutur.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved