Breaking News:

Kerajaan Siak dari Kacamata  Sosial Budaya

Tari Zaipin sangat populer karena tarian ini adalah tarian terkait dengan unsur agama, karena tari ini masuk pada waktu agama Islam di negeri Siak

Editor: aminuddin
ist
albar sentosa subari 

Bagi Kepala Suku dan Induk juga mempunyai  adat istiadat yang disesuaikan dengan adat istiadat yang berlaku di Kerajaan. 

Kesenian banyak macamnya.

Asal usul bersumber dari kesenian rakyat yang hidup di kalangan rakyat, kemudian kesenian ini dibenahi oleh istana dan diatur menurut aturan istana.

Syair dan Gurindam serta pantun adalah gambaran kehidupan orang Melayu di Kerajaan Siak, merupakan sindiran, nasihat dan petunjuk untuk anak cucu dan berguna bagi masyarakat, serta menjadi anak yang tahu sopan santun terhadap orang tua dan saudara nya, apalagi kepada Sultan dan pimpinan nya. 

Tari Oleng dan tari Serunting Melayang adalah tari orang Petalangan yang sering dipersembahkan kepada Sultan dan tamu-tamu yang datang ke negeri Siak (kalau kita di Sumatra Selatan adalah Tari Gending Sriwijaya : sayang penggunaan sering salah tempat tidak seharusnya jaman Sriwijaya dan kesultanan. Banyak jenis tari ( tari joget, bertandak, mak inang dan lenggang melayu).

Tari Zaipin sangat populer karena tarian ini adalah tarian terkait dengan unsur agama, karena tari ini masuk pada waktu agama islam di negeri Siak Sri Indrapura.

Pertama kali tari ini dikenal orang-orang pantai dan pulau.

Mereka menari bersuka ria setelah berhasil mengimbau orang orang yang belum beragama islam, gerakannya sopan dan lirik liriknya bernafaskan islam.

Kesenian Siak yang sangat terkenal ialah kesenian menenun kain yang disebut tenunan kain Tenunan Siak. Yang diperkirakan sejak 1747 saat persahabatan antara kerajaan Siak dengan kerajaan Terengganu.

Demikian sekilas mengungkap adat istiadat di kerajaan Melayu Siak.

Halaman
123
Tags
Kacamata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved