Breaking News:

Viral Spesialis Pencurian Aglonema di Prabumulih, Santroni Lima Rumah Termasuk Rumah Ketua RT

Aksi pencurian tanaman hias jenis aglonema dan bonsai  di kota Prabumulih viral di media sosial

ho/sripoku.com
Rekaman CCTV pelaku ketika memanjat pagar rumah mencuri aglonema. 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Hasil rekaman CCTV aksi pencurian tanaman hias jenis aglonema dan bonsai  di kota Prabumulih viral di media sosial.

Rekaman video aksi pencurian yang tersebar di tengah masyarakat memperlihatkan  seorang pria yang mengendarai sepeda motor beraksi di Perumnas Griya Sejahtera 2 Cendrawasih RT 01 RW 05 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Informasi dari masyarakat menyebutkan, ada lima rumah warga yang menjadi korban pencuri spesialis kembang tersebut. Peristiwa pencurian terjadi ditengah hujan rintik , Jumat (12/3/2021) dinihari sekitar pukul 00.58.

Dalam video yang ramai diperbincangkan warga tersebut, terlihat seorang pria yang mengenakan jaket biru, helm dan celana pendek hitam serta memakai sepatu mendorong sepeda motor metik di depan salah satu rumah warga.

Usai memarkirkan kendaraannya, pelaku kemudian memanjat pagar rumah dan masuk ke teras rumah.

Masih mengenakan helm pelaku kemudian  mencabut kembang aglonema dari beberapa pot di teras rumah warga tersebut. Seterusnya 

kembali melompati pagar dan mendorong sepeda motornya  lalu kabur meninggalkan rumah korban.

"Saya mengetahui kembang hilang ketika menyapu teras dan mendapati banyak ceceran tanah, dan selanjutnya melihat kembang sudah hilang," kata korban Rudi Ardiansyah ketika diwawancarai.

Pria akrab disapa Ardi menuturkan, setelah bertanya kepada sang istri ternyata membenarkan bunga di teras rumahnya hilang dicuri maling.masih tersisa satu kembang yang berharga Rp 300 ribu yang tidak dibawa maling.

"Rumah saya ada tiga kembang, rumah pak RT ada empat kembang aglonema dan ada tiga rumah warga lainnya kembangnya juga dicuri," kata Ardi.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Herman Rozi membenarkan kejadian tersebut dan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

"Kita sudah dapat informasi itu dan korban belum melapor, kita masih lakukan penyelidikan serta memburu pelaku," tegasnya. (eds)

Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved