Breaking News:

Astaghfirullah, Anak Direstui Ibunya Jadi PSK Demi Susu Lewat Bisnis Prostitusi Online

Kesulitan ekonomi  selalu saja jadi modus melakukan hal yang berlawanan dengan hukum dan norma yang berlaku di tengah masyarakat.

SURYAMALANG.COM/Farid Mukarrom
Tersangka Nia Kurniasih saat diwawancarai oleh Kasatreskrim Polresta Kediri AKP Verawati Thaib 

"Mengakunya mereka terlilit utang yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," imbuh AKP Verawati Taib.

Sementara itu tersangka NR di hadapan awak media mengatakan bahwa ia tak pernah memaksa anaknya untuk datang ke Kediri dan membuka layanan birahi.

"Dia (korban T) tiba-tiba datang ke sini ngomongnya mau membantu mama."

"Karena tahu mamanya terlilit utang 3 juta ke orang."

"Saya sama sekali tidak pernah memaksa anak saya untuk melakukan itu," jelasnya.

NR mengaku bawa semua uang hasil dari prostitusi itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

"Saya punya anak tujuh, keluarga saya ini pemulung."

"Jadi semua uang hasil ini langsung saya kirimkan ke Bandung untuk kebutuhan minum susu anak saya di rumah," terangnya.

Atas perbuatannya NR dan DK dijerat pasal 88 ayat 1 UU No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Ia diancam hukuman mencapai 10 tahun penjara.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved