Breaking News:

Semakin Mudah dan Nyaman, Livin’ Tingkatkan Kualitas Layanan Mandiri Online

Layanan perbankan tak lagi terbatas pada fisik kantor bank, namun lebih pada konsep real time agar bisa diakses dan dimanfaatkan kapan dan dimana saja

ho/sripoku.com
Bank Mandiri menyempurnakan aplikasi Mandiri online dengan memperkenalkan Livin untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan nasabah dalam mengakses layanan perbankan perseroan di era bank 4.0. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bank Mandiri terus meningkatkan kualitas layanan  bagi nasabah dengan menyempurnakan aplikasi Mandiri online .

Melalui Livin’ by Mandiri  kemudahan dan kenyamanan nasabah semakin meningkat dalam mengakses layanan perbankan perseroan di era bank 4.0.

Regional CEO Bank Mandiri Sumatera 2, Lourentius Aris Budiyanto mengatakan,   transformasi layanan perbankan digital ini merupakan inisiatif strategis Bank Mandiri untuk menjadi salah satu modern digital retail bank dengan layanan yang adaptif terhadap kebiasaan baru nasabah dalam bertransaksi.

Menurutnya, layanan perbankan tak lagi terbatas pada fisik kantor bank, namun lebih pada konsep real time agar bisa diakses dan dimanfaatkan kapan saja dan dimana saja oleh nasabah melalui aplikasi dan platform digital.

“Sebagai penyesuaian dari aplikasi Mandiri Online, Livin’ by Mandiri akan menjadi sebuah super app yang memanfaatkan pendekatan AI untuk menciptakan sentuhan personal yang unik dan modern dalam akses layanan keuangan yang lengkap, termasuk ke biller dan produk perusahaan anak,” ujar Lourentius Aris, Senin (8/3/2021).

Aris mengatakan aplikasi Livin’ by Mandiri akan menjadi salah satu milestone dalam transformasi perbankan digital retail yang telah berlangsung di Bank Mandiri sejak 1999 melalui layanan Mandiri ATM dan EDC untuk melayani transaksi non-tunai nasabah. Transformasi berlanjut dengan kehadiran Mandiri SMS dan Call Center pada 2002, serta Mandiri Internet pada 2003.

“Berlanjut pada 2008, kami kemudian mengembangkan uang elektronik berbasis chip bernama Mandiri e-Money dan uang elektronik berbasis server bernama Mandiri e-Cash pada 2013. Sebelumnya, kami juga telah mengenalkan Mandiri Clickpay sebagai layanan pembayaran cepat yang memanfaatkan kartu debit pada 2011,” kata Lourentius Aris.

Kemudian, lanjutnya, perkembangan industri smartphone pun mendorong Bank Mandiri meluncurkan Mandiri online di tahun 2017 sebagai layanan perbankan terintegrasi pada perangkat smartphone ataupun PC yang dapat dapat diakses secara online 24 jam sehari dan 7 hari seminggu melalui jaringan internet.

“Kami lalu mengakselerasi transformasi ini seiring pemberlakuan kebijakan pembatasan aktivitas sosial sebagai dampak dari Pandemi Covid-19. Alhasil, tahun lalu kami secara bersamaan meluncurkan beberapa inovasi digital terbaru untuk mendukung kebijakan itu,” kata Lourentius Aris.

Inovasi perbankan digital tersebut antara lain Mandiri Direct Debit untuk transaksi cepat dengan kartu debit berlogo GPN dan Visa di e-commerce. Sedangkan Mandiri API menjadi solusi inovatif yang mengintegrasikan layanan perbankan Bank Mandiri pada platform digital mitra bisnis.

Selain itu, ada juga layanan Mandiri Intelligent Assistant (MITA) sebagai fitur layanan nasabah berbasis AI pada whatsapp akun resmi Bank Mandiri di nomor 08118414000.

“Untuk mendukung bisnis penyaluran pembiayaan, transformasi digital kami juga telah menghasilkan produk digital lending bagi UMKM yang terdaftar di aplikasi marketplace serta UMKM yang menjadi distributor atau retailer nasabah strategis Bank Mandiri,” ungkapnya.

Transformasi digital retail banking Bank Mandiri sejauh ini telah berkontribusi optimal bagi pencapaian kinerja bank Mandiri hingga beberapa tahun terakhir. Indikatornya antara lain, kenaikan jumlah dan nilai transaksi melalui mandiri online.

Di Bank Mandiri Sumatera 2, terdapat kenaikan transaksi melalui mandiri online dari 4 juta transaksi finansial pada 2017 pada saat aplikasi diluncurkan menjadi 420 juta transaksi pada 2020, dengan nilai transkasi sebesar Rp 83 triliun atau naik lebih dari 18 kali lipat dibandingkan 4 tahun lalu.

Peningkatan signifikan lainnya adalah kenaikan jumlah user aktif Mandiri Online. Pada 2017 terdapat 49.200 user aktif dan pada 2020 menjadi 322.229 user aktif Mandiri Online yang segera berganti menjadi Livin’ by Mandiri.(tnf)

Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved