Santet Banten akan Dikirim untuk KSP Moeldoko, Bupati Lebak : yang Kurang Ajar, Hajar
"Kami tetap setia pada ketum kami yang ganteng. Kalau pun kami harus turun berdemo, kami siap. Santet Banten akan dikirim untuk KSP Moeldoko," ungkap
SRIPOKU.COM - 34 DPD Demokrat menyampaikan kesetiaanya kepada Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Salah seorang diantaranya Iti Octavia Jayabaya, Ketua DPD Partai Demokrat Banten sekaligus Bupati Lebak.
Iti mengungkapkan masih setia dengan AHY, dirinya selaku pemilik suara yang sah menolak hasil kongres KLB Demokrat.
Hal itu disampaikan Iti saat mengikuti Commander's Call yang digelar DPP dengan seluruh Ketua DPD Demokrat di 34 provinsi.
Sebelum menyampaikan statemennya di forum, Iti sempat mengajak pengrus untuk yel-yel.
"Karena suara di dalam ruangan ini bergemuruh, kita yel-yel," kata dia.
"Demokrat, jaya, Demokrat jaya, Demokrat jaya,,yaya, yang kurang ajar hajar,' kata dia.
"Saya Iti Octavia Jayabaya, Ketua DPD Demokrat Banten beserta seluruh Ketua DPC dan anggota DPRD di mana saya diberikan amanah dan pemilik suara yang sah sebagai Ketua DPD, kami menolak KLB ilegal," tegas Iti dalam kegiatan Commander's Call di Kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Minggu (7/3/2021).
Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sriwijayapost di bawah ini:
Iti memastikan dirinya bersama para ketua DPC serta kader di Banten tidak gentar menghadapi kubu Moeldoko.
Bahkan, Iti menyampaikan siap mengirimkan santet kepada Moeldoko.
"Banten tidak gentar," tegas Iti.
"Kami tetap setia pada ketum kami yang ganteng. Kalau pun kami harus turun berdemo, kami siap. Santet Banten akan dikirim untuk KSP Moeldoko," ungkap Iti.
Moeldoko Musuh Bersama
Sementara itu, AHY mengatakan, 34 DPD Demokrat se Indonesia hadir.
"Para Ketua DPD yang sah legal, konstitusional, saya selalu bersemangat kalau kita bertatap muka dengan Ketua DPD para panglima di daerah masing-masing," kata dia.
Menurut AHY dirinya bersama DPP, baru saja melakukan rapat pimpinan.
Kali ini AHY melakukan apel komandan pasukan, karena ketua DPD yang hadir adalah panglima di daerah.
"Temanya sudah jelas, rapatkan barisan, karena partai kita sedang menghadapi ujian dan tantangan, tapi bukan sekedar menjaga kedaulatan dan kehormatan Demokrat, ada masalah yang jauh lebih besar di negeri ini adalah matinya demokrasi," kata AHY disambut tepuk tangan para hadirin.
Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:
Menurut dia, jika partai politik bisa diperlakukan semena mena, dengan cara tidak bermartabak, jauh dari moral dan etika politik.
"Tentu kita bisa membayangkan, nasib dan masa depan demokrasi di negeri kita, padahal kita tahu, partai politik merupakan pilar utama dalam hidup dan tegaknya demokrasi, oleh karena itu, perjuangan yang sedang Demokrat lakukan ini, sekali lagi bukan hanya untuk mempertahankan, kedaulatan, kehormatan dan eksistensi kita, tapi kita menyakinkan juga bahwa demokrasi sesuai dengan amanah reformasi 1998, dan juga Indonesia yang sama sama kita cintai bisa berjalan dengan baik," kata AHY.
Oleh karena itu ia meminta para Ketua DPD untuk tidak ragu.
Putra sulung presiden RI ke-6 ini mengucapkan terimah kasih atas kesetiaan dan kebulatan tekad karena teguh atas prinsip moralnya.
"Tidak tergoda oleh iming-iming dan tidak takut diancam, saya menyakinkan bahwa kita berada dalam perjuangan yang benar," kata dia.
Jika ada pihak-pihak tertentu mengambil Demokrat dengan tidak mengindahkan aturan dan konstitusi Demokrat, artinya mereka semua itu gerombalan tidak memiliki etika dan norma hukum.
"Tentu wajib kita untuk lawan," kata dia.
AHY menegaskan dosa bagi mereka jika tak berani bersuara dan diam saja.
Dan jangan lupa subscribe, like dan share channel Tiktok Sriwijayapost di bawah ini:
"Saya mengapresiasi kepada ketua DPD yang telah membela kehormatan kita,' kata dia.
AHY juga memohon kepada insan pers untuk mengawal dan membantu menyuarakan kebenaran dan keadilan.
"Kami tentunya tidak bisa meminta bantuan siapaun, kecuali kepada masyarakat Indonesia," kata dia.
Namun AHY akan mengumpulkan Ketua DPD secara internal, untuk menyampaikan prahara dan perkembangan terakhir.
"Yang jelas kita memiliki musuh bersama dengan, aktor eksternal yakni KSP Moeldoko yang berkomplot dengan segelintir mantan kader, berkolusi dan mencoba memutar balikan fakta, menggulingkan partai Demokrat yang sah, mencoba mendegasikan konstitusi kita yang juga sudah disahkan oleh pemerintah," kata dia.
Sebagian artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Partai Demokrat Dikudeta, Bupati Lebak Murka: Santet Banten Akan Dikirim untuk Moeldoko,
Baca juga: Mahar Maskawin Belum Dikasih, Istri Racun Suami yang Makan Malah Mertua : Korban Tewas
Baca juga: Belum Klarifikasi Perselingkuhan dengan Nissa Sabyan, Fakta Persembunyian Ayus Diungkap: Dia Serius
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/iti-octavia-jayabaya-kirim-santet-banten.jpg)