Breaking News:

Covid 19

Wabah Covid-19, 2 Juta Penduduk Pindah Domisili, Jumlah Kelahiran Bayi Menurun

Kementerian Dalan Negeri mencatat sebanyak 2 juta penduduk pindah domisili atau tempat tinggal sepanjang wabah pandemi Covid-19.

SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi virus corona (Covid-19). 

SRIPOKU.COM --- Kementerian Dalan Negeri mencatat sebanyak 2 juta penduduk pindah domisili atau pindah tempat tinggal, selama berjangkitnya wabah pandemi virus corona atau Covid-19 sejak awal tahun 2020.

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, 2 juta penduduk yang pindah itu berlangsung dalam empat bulan terakhir.

Sepanjang empat bulan terakhir, Ditjen Dukcapil melansir pergerakan data statistik kependudukan berupa jumlah penduduk yang lahir, meninggal dan pindah domisili untuk membangun big-data kependudukan.

Detail transaksi data penduduk seperti registrasi kelahiran, kematian, dan pindah domisili bisa masuk dalam data base kependudukan.

Baca juga:  Kampus Dibuka Juli 2021, Khusus Ujian Praktik dan Tugas Akhir

Baca juga: Vaksin Sinovac Tak Mempan Lawan Virus Corona Brasil, Covid-19 Varian Baru

“Pergerakan data statistik kependudukan di Indonesia ini bisa dilihat mulai pada November dan Desember 2020 hingga Januari-Februari 2021,” kata Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Faksrullah, Minggu (07/03/2021).

Pada November 2020 tercatat 170.278 bayi lahir. Sebulan berselang, pada Desember jumlah bayi yang lahir menurun menjadi 146.693 jiwa.

Kemudian awal tahun 2021 pada Januari tercatat jumlah bayi lahir sebanyak 113.057 jiwa. Pada Februari 2021, jumlah bayi lahir turun menjadi 71.291 jiwa.

Sehingga selama 4 bulan sejak November 2020 hingga Februari 2021 jumlah pertambahan penduduk Indonesia sebanyak 501.319 jiwa. Data statistik kependudukan Dukcapil juga mencatat angka kematian selama 4 bulan terakhir, mulai November 2020 hingga Februari 2021, yakni sebanyak 355.332 jiwa.

Baca juga: AHY Ragukan Cinta Moeldoko ke Partai Demokrat, Pemerintah Tetap Akui Versi Kongres 2020

“Terdiri mulai November 2020 penduduk yang meninggal dunia sebanyak 87.161 jiwa, pada Desember 2020 sejumlah 86.503 jiwa, Januari 2021 (88.625) dan Februari 2021 penduduk meninggal sebanyak 93.043 jiwa,” kata Zudan.

Selanjutnya, Dukcapil juga mencatat jumlah penduduk yang melakukan pindah domisili sejak November 2020 hingga Februari 2021 sebanyak 2.034.715 jiwa. Jumlah ini terdiri penduduk yang pindah pada November 2020 sebanyak 508.069 jiwa, kemudian pada Desember 2020 sebanyak 529.382 jiwa.

Halaman
12
Editor: Sutrisman Dinah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved