Pengendalian Covid 19

 Kampus Dibuka Juli 2021, Khusus Ujian Praktik dan Tugas Akhir

Kampus perguruan tinggi diizinkan dibuka kembali mulai bulan Juli 2021 mendatang, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Editor: Sutrisman Dinah
istimewa
Ilustrasi perguruan tinggi 

SRIPOKU.COM --- Kampus perguruan tinggi diizinkan dibuka kembali mulai bulan Juli 2021 mendatang. Namun demikian tetap memperhatikan protokol kesehatan masa pandemi Covid-19, dengan kegiatan terbatas.

Izin pembelajaran tatap muka di kampus perguruan tinggi seluruh Indonesia, disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Paristiyanti Nurwardani.

Dikatakan, perguruan tinggi atau kampus akan diizinkan buka pada bulan Juli 2021 bagi mahasiswa dan dosen yang telah memperoleh vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Guru tidak Akan Serta Merta Membuat Sekolah Tatap Muka di Sumsel Dibolehkan

Baca juga: Varian Baru Virus Covid-19 Masuk Indonesia, Bandara Soekarno Hatta Buat Peraturan Baru

”Ya benar (kampus diizinkan buka pada bulan Juli), dengan menerapkan Protokol 5 M, diizinkan Satgas, dan menerapkan SKB (Surat Keputusan Bersama) PTM," kata Paristiyanti di Jakarta, Sabtu kemarin.

Keputusan kembali membuka kampus dan melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM), bergantung pada keputusan masing-masing perguruan tinggi.

Saat ini tengah disiapkan surat keputusan bersama (SKB) antar menteri terkait vaksinasi untuk mahasiswa, dosen, tenaga pendidik, dan pegawai kementerian yang berlangsung pada bulan Maret sampai Juni.

Apabila sudah mendapat vaksinasi, rektor dari universitas diminta menyiapkan peraturan turunan PTM berdasarkan konsultasi dan persetujuan Gugus Tugas Covid di kapasitas masing-masing.

Baca juga: Ini Daftar 12 Daerah Indonesia Beresiko Tinggi Covid-19 dan 14 Wilayah yang Bebas Corona

Paristiyanti mengatakan, selama masa transisi, yaitu sebelum semua mahasiswa mendapatkan vaksin, PTM akan dilaksanakan terbatas dengan kapasitas 25-50 persen. Selama masa transisi, PTM hanya berlaku untuk mahasiswa yang sedang menjalankan praktik kompetensi dan finalisasi tugas akhir saja.

"Sesuai arahan Presiden, Kemendikbud --Khususnya DIKDI menyiapkan pembelajaran tatap muka khusus untuk praktek kompetensi dan finalisasi tugas akhir atau penelitian," ucapnya.

Paristiyanti mengimbau agar pihak-pihak terkait yang akan melangsungkan PTM tetap menegakan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Satgas Covid.

"5M sampai dengan PT siap PTM setelah vaksinasi dengan tetap melaksanakan 5M," katanya.

Vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah berlangsung sejak awal 2021. Presiden Joko Widodo menjadi orang Indonesia pertama yang mendapat vaksin bersama sejumlah pesohor seperti Raffi Ahmad.

Vaksinasi kemudian dilanjutkan untuk tenaga kesehatan di sejumlah daerah yang tergolong sebagai kelompok rentan tertular. Kemudian dilanjutkan dengan vaksinasi lansia, awak media, dan atlet

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah telah mengucurkan dana Rp3,67 triliun untuk mengimpor vaksin corona.

Total impor vaksin yang berhasil didatangkan dengan anggaran itu mencapai 30,5 juta dosis. Ia menambahkan pemerintah juga sudah mengeluarkan Rp642,18 miliar untuk pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI) vaksin covid-19.

Dana tersebut digelontorkan pada periode 8 Desember 2020 sampai dengan 3 Februari 2021. ****(tribun network/fah/dod)

Sumber:
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved