Berita Nasional

Pecatan Honorer Kejaksaan Jadi Kajari Gadungan, Tipu Istri Selama 4 Tahun Hingga Punya 2 Anak

Rupanya, manajemen hotel tersebut juga menjadi korban dari aksi penipuan yang dilakukan oleh Kajari gadungan tersebut.

Editor: RM. Resha A.U
Dokumentasi tim Kejari Surabaya via Kompas.com
Pecatan Honorer Kejaksaan Jadi Kajari Gadungan, Tipu Istri Selama 4 Tahun Hingga Punya 2 Anak 

SRIPOKU.COM, SURABAYA - Tim intelijen Kejaksaan Negeri Surabaya menangkap Abdussomad, Warga Surabaya.

Ia ditangkap karena melakukan penipuan kepada sejumlah pihak.

Kepada korbannya, ia mengaku sebagai seorang Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya.

Penangkapan Abdussomad dilakukan di sebuah hotel bersama anak dan istrinya.

Rupanya, manajemen hotel tersebut juga menjadi korban dari aksi penipuan yang dilakukan oleh Kajari gadungan tersebut.

Baca juga: Prakiraan Cuaca 33 Kota Besok, Jumat 5 Maret 2021: Bengkulu Bandung Surabaya Hujan Ringan, Sumsel?

Baca juga: DARAH Saya Ini Hijau, Anak Asuh Luis Milla Akhirnya Gabung ke Persebaya Surabaya

Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Anton Deliyanto mengatakan bahwa pihaknya mendapat informasi jika Abdussomad ini menyewa kamar hotel tanpa membayar.

"Informasi dari pihak hotel, klaim tagihan hotel mencapai lebih dari Rp 38 juta, plus Rp 4 juta klaim kerusakan televisi, kamar yang disewa tipe suite," Anton Deliyanto, dikutip dari Kompas.com.

Serta Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Pihak hotel beberapa kali menagih biaya sewa kamar hotel kepada jaksa gadungan tersebut.

Namun, tersangka mengancam akan menutup hotel tersebut dan melaporkan owner hotel ke pihak imigrasi karena status pemilik merupakan WNA.

Hal itu membuat manajemen dan pemilik hotel ketakutan.

"Pelaku juga mengungkap alasan mengapa belum bisa membayar tagihan kepada pihak hotel, salah satunya karena LHKPN yang dimilikinya masih dibekukan," jelasnya.

Baca juga: Ramalan Cuaca di 33 Kota Besar Indonesia Besok, 25 Februari 2021: Surabaya Waspada Hujan Petir

Baca juga: Mengenal Melisa Hartanto, Peserta Indonesian Idol 2021 Dijuluki Racun oleh Juri, Crazy Rich Surabaya

Mendapatkan laporan tersebut, tim intelijen Kejaksaan Negeri Surabaya melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pria berusia 38 tahun tersebut pada Senin (1/3/2021) sore dan menyerahkannya ke polisi.

Selain menyerahkan pelaku, pihak kejaksaan menyerahkan barang bukti berupa atribut jaksa berupa topi, seragam, tongkat, emblem, hingga kartu identitas jaksa.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved