Breaking News:

Pasca di Deli Serdang, Bisa Saja Akan Ada KLB Demokrat Jilid 2, Pencetusnya Bisa Sosok yang Berbeda

KLB yang dihadiri ratusan orang bisa tetap terlaksana, padahal sudah ada larangan untuk berkumpul massa jumlah besar.

TRIBUN MEDAN
Bentrokan pecah di acara KLB Demokrat di Deli Serdang yang diadakan Jhoni Allen Marbun di Sibolangit. Sejumlah korban berjatuhan 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pengamat politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri), Dr Febrian, mengungkapkan adanya Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang Sumatera Utara (Sumut) akan membuat partai politik tersebut merugi kedepannya

Diketahui, hasil KLB Demokrat di Deli Serdang menetapkan Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Menurut Febrian, KLB itu tentu merupakan akses ekses dari faksi- faksi yang ada, dan KLB tu salah satu konstitusional untuk merombak kondisi yang ada, sehingga itu diatur dalam AD/ART partai.

"Cuma, bagaimana teknis dan SOP KLB itu juga dipertanyakan, akan tetapi secara umum AD/ART partai pastinya tidak bertentangan dengan undang- undang parpol.

Ada tidak jiwa parpol kalau melihat perdebatan itu teknis bukan pasal- pasal itu AD/ART," kata Febrian, Jumat (5/3/2021).

 Kantongi Surat Kesetiaan, AHY: Saya Ketua Umum Partai Demokrat yang Sah!

Tapi, dijelaskan Febrian, sepanjang jika tidak bertentangan dengan undang-undang parpol ya jalan, tapi kalau jiwanya bertententangan pasti kena. 

"Misal KLB bisa dijalankan sepanjang memenuhi norma-norma yang ditetapkan AD/ART, seperti memiliki hak suara siapa? dan seterusnya? dan umumnya akan terlihat.

Serta Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Jika belajar dari sejarah parpol yang biasanya terjadi kekisruan ini bisa menimbulkan dua kepengurusan dan tentunya bisa merugikan Partai Demokrat itu sendiri, yang berlanjut ke pengadilan siapa yang jadi pemenang yang diakui pemilik merk, tapi secara umum akan dirugikan," tuturnya.

Diungkapkan Febrian, sebenarnya dengan adanya KLB yang dilaksanakan di Sumut dan menetapkan Moeldoko jadi Ketum bisa jadi ajang pertempuran bagi ketua umum Partai Demokrat hasil Kongres AHY, untuk bersama-sama bertempur lagi di ajang KLB jilid 2.

SEGINI Harta Kekayaan JENDERAL Alumni Akabri 1981, Titi Puncak Partai Demokrat Lewat KLB

Halaman
1234
Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved