Breaking News:

Heboh Kabar Mutasi Virus Corona B.1.17 Masuk Indonesia, Apa Jawaban Pemerintah ?

Baru-baru ini warga Indonesia dihebohkan dengan beredarnya kabar masuknya mutasi virus corona B.1.1.7 yang berasal dari Inggris.

SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Pemakaman secara Covid-19 terhadap pasien NS (71) warga Kecamatan Muaradua di TPU Kecamatan Buay Rawan Kabupaten OKU Selatan, Senin (22/2/2021). 

SRIPOKU.COM -- Baru-baru ini warga Indonesia dihebohkan dengan beredarnya kabar masuknya mutasi virus corona B.1.1.7 yang berasal dari Inggris.

Kabar masuknya mutasi B.1.1.7 dari virus corona ini awalnya beredar pada Selasa (2/3/2021) lalu.

Menurut Kemenkes (Kementerian Kesehatan), ada dua kasus mutasi B.1.1.7 yang ditemukan dari hasil pemeriksaan terhadap 462 sampel.

Pemeriksaan ini menggunakan sistem pengurutan genom (Whole Genome Sequence, WGS)

Virus corona dengan mutasi B.1.1.7 ini disebut-sebut 70% lebih menular daripada varian virus corona lainnya.

Ini karena mutasi B.1.1.7 mampu mereplikasi dirinya lebih cepat saat berada di dalam tenggorokan.

Baca juga: Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Jawa Barat,  WNI Pulang dari Luar Negeri

Ilustrasi situasi pandemi dengan kasus Covid-19 yang tidak terkendali bisa menyebabkan mutasi virus dan melahirkan varian baru virus corona seperti yang terjadi di Inggris dan Afrika Selatan.
Ilustrasi situasi pandemi dengan kasus Covid-19 yang tidak terkendali bisa menyebabkan mutasi virus dan melahirkan varian baru virus corona seperti yang terjadi di Inggris dan Afrika Selatan. (SHUTTERSTOCK/PETERSCHREIBER MEDIA)

===

Sikap Pemerintah Indonesia

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiu Adisasmito menegaskan, guna mencegah penyebaran virus meluas di Indonesia, pihaknya telah melakukan monitoring dan penjagaan yang ketat di pintu masuk Indonesia.

"Saat ini pemerintah sudah melakukan surveilans kedatangan dari luar negeri untuk mencegah masuknya strain Covid-19 di pintu masuk Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (3/3/2021) pagi.

Halaman
123
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved