Tangkap Teroris

Densus-88 Anti-Teror Tangkap 22 Terduga Teroris Jaringan JI

Densus-88 Polri dalam sepekan terakhir menangkap 22 orang yang diduga teribat kelompok teroris di Jawa Timur.

Editor: Sutrisman Dinah
Tribunnews.com
Ilustrasi Densus-88 

SRIPOKU.COM --- Detasemen Khusus Densus-88/Antiteror Polri dalam sepekan terakhir, menangkap 22 orang yang diduga terlibat dalam kelompok teroris di wilayah Jawa Timur.

Demikian disampaikan Kepala Biro Penerangan Humas Mabes Polri Brigjen Rudi Hartono di Jakarta. Jumlah terduga teroris itu ditangkap dalam rentang waktu sepekan terakhir.

”22 Tersangka yang diamankan di Jawa Timur,” kata Brigen Rusdi Hartono, seperti dikutip Tribunnews.com, Kamis (04/03/2021).

Meski demikian, operasi terus dikembangkan dan dilanjutkan dengan target menuntaskan kelompok yang diidentifikasi sebagai faham radikalisme dan terorisme.

Baca juga: Mahfud MD Sebutkan 4 Ancaman 2021: Serangan Siber, Berita Bohong, Terorisme, hingga Covid-19

Baca juga: Ketika Teroris Harus Menyamar Berpakaian Wanita Agar Bisa Tetap Tinggal Bersama Istrinya

Rusdi mengatakan, hingga saat ini tim Densus-88 masih melakukan pengembangan terhadap kelompok teroris yang berada di wilayah Jawa Timur itu.

Artinya, kepolisian masih memungkinkan untuk menangkap tersangka lain.

Dalam hal ini, teroris wilayah Jatim itu dikenal sebagai kelompok Fahim. Mereka diduga turut terafiliasi dengan Jamaah Islamiyah (JI).

"Masih dikembangkan lagi oleh Densus, supaya betul-betul kelompok Fahim ini bisa diselesaikan di Jatim," ucapnya lagi.

Hanya saja Rusdi belum dapat merinci lebih lanjut mengenai lokasi-lokasi penangkapan dua tersangka teroris yang baru ditangkap sejak kemarin.

Baca juga: Terduga Teroris yang Ditangkap di Babel Diduga Simpatisan ISIS dan Anggota FPI

Rusdi mengatakan bahwa nantinya mereka akan menjalani pemeriksaan terlebih dahulu di Jawa Timur.

"Dibawa ke Jakarta nanti kami lihat. Nanti kalau dibawa, masyarakat akan tahu," kata dia.

Diketahui, pekan lalu Densus 88 total menangkap 12 tersangka teroris dan telah diekspose ke publik. Mereka telah membuat bunker dan merancang aksi terorisme.

Rusdi mengatakan, bunker tersebut dibuat sedemikian rupa sebagai tempat persembunyian dan penyimpanan senjata JI.

“Merancang bunker tempat merakit bom dan senjata. Persiapan tempat penyimpanan senjata dan tempat pelarian setelah melakukan teror,” kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/3)

Dari penangkapan itu polisi kemudian melakukan pengembangan. Polisi menduga mereka yang ditangkap itu berkaitan dengan teroris Upik Lawanga alias Taufik Bulaga.

Upik Lawanga merupakan petinggi Jamaah Islamiyah yang merupakan sosok perakit bom ulung. Dia buron dari kejaran polisi selama 14 tahun dan baru ditangkap November tahun lalu.

JI sendiri merupakan jaringan terorisme yang bertanggung jawab atas pelbagai kasus teror di Indonesia. Beberapa di antaranya seperti Bom Bali 1 dan 2, kemudian ledakan di hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton di kawasan Mega Kuningan, Jakarta pada 2009. ****

Sumber: Tribunnews.com, judul "densus-88-tangkap-22-teroris-di-jatim-jaringan-fahim-diduga-terafiliasi-jamaah-islamiyah"

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved