Breaking News:

Berita Palembang

Sabu-sabu Seharga Rp 3 Miliar Diblender, Kemudian Dibuang ke Dalam Lubang Kloset di Kamar Mandi

Pemusnahan diawali dengan pengecekan keaslian sabu-sabu yang akan dimusnahkan oleh petugas lab forensik dengan dua alat pengecek sabu-sabu.

SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Sumsel memusnahkan 3 kilogram narkotika jenis sabu-sabu (SS) senilai Rp 3 Miliar di Aula Kantor BNNP Sumsel, Rabu (3/3/2021) siang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel memusnahkan 3 kilogram narkotika jenis sabu-sabu (SS) senilai Rp 3 Miliar di Aula Kantor BNNP Sumsel, Rabu (3/3/2021).

Pemusnahan barang bukti sabu-sabu ini langsung dipimpin Kepala BNNP Sumsel dan dihadiri juga dari Kejaksaan Tinggi, Pengadilan Tinggi Sumsel, Ditresnarkoba Polda Sumsel, Lab Forensik Polda Sumsel, Pengadilan Militer, TNI, MUI, Mahasiswa, dan sejumlah wartawan.

Pemusnahan diawali dengan pengecekan keaslian sabu-sabu yang akan dimusnahkan oleh petugas lab forensik dengan dua alat pengecek sabu-sabu.

Setelah dicek didapat hasilnya benar sabu-sabu mengandung zat metafetamina.

Langsung dipimpin Kepala BNNP sabu 3 kg ini dimasukkan ke dalam ember besar berisi air yang dicampur dengan deterjen, lalu dihancurkan dengan alat blender yang sudah dimodifikasi dengan di aduk rata.

Dengan disaksikan semua undangan yang hadir, kemudian hasil sabu-sabu yang sudah dihancurkan dibuang ke dalam lubang kloset di kamar mandi.

Sementara, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel Brigjen Pol M Arief Ramdhani Sik didampingi Kabid Pemberantasan Kombes Pol Habi Kusno SH MH mengatakan benar kita menggelar pemusnahan barang bukti (BB) sekitar 3 kg narkotika jenis sabu-sabu.

"Pemusnahan barang bukti ini memang sudah diatur UU tentang narkotika pasal 91 ayat 2 bahwa barang sitaan narkotika yang berada dalam penyimpanan dan pengawasan penyidik wajib dimusnahkan dalam waktu paling lambat 7 hari setelah menerima penetapan dari kejaksaan negeri," kata Arief saat mengelar perkara ini.

Dikatakan, pihaknya akan terus memberantas peredaran narkotika di wilayah Sumsel dan diharapkan dengan pemusnahan ini bisa menekan dan memutus penyebaran jaringan narkotika.

"Saya mohon dukungan dari semuanya baik dari masyarakat, rekan media, kalau memang ada informasi yang harus kita tindaklanjuti akan ditindaklanjuti.

Dalam rangka menuju Indonesia bersih dari narkotika khususnya di Sumsel bermula dari kabupaten kota naik ke provinsi bersih dari narkoba," jelasnya.

Informasi yang dihimpun, sabu-sabu tersebut disita dari dua bandar yang ada di daerah Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin dari tangan HO dan AD.

Keduanya kini sudah ditahan di kantor BNNP Sumsel.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved