Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Potret Pria Bertato Palingkan Muka, Takut Disuntik Vaksin Covid-19 di Pasar Cinde Palembang

Selang beberapa detik usai jarum suntik dicabut oleh petugas vaksin, Erik pun mengacungkan jempol tangan kanannya tanda vaksinasi berjalan lancar.

SRIPOKU.COM / Syahrul Hidayat
PEJAMKAN MATA SAAT DISUNTIK --- Erik (27), salah satu pedagang Pasar Cinde Palembang yang memiliki tato di tangan kirinya ikut juga divaksin. Awal vaksin, saat petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19, pemuda ini meringis memalingkan muka dan pejamkan matanya. Erik yang berusia 27 tahun ini mengakui takut dengan jarum suntik, namun demi kesehatan dia bersama 252 pedagang Pasar Cinde Palembang menjalani vaksin Covid-19 dosis pertama, di halaman Bank Mandiri Jalan Jendral Sudirman Palembang, 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Erik (27) seorang pedagang di Pasar Cinde Palembang ikut divaksin covid-19, Rabu (3/3/2021).

Erik memiliki tato di tangan kirinya, tapi pedagang Pasar Cinde Palembang ini mengaku takut dengan jarum suntik.

Saat petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19, pemuda ini meringis memalingkan muka dan pejamkan matanya.

Raut wajah pedagang produk perlengkapan rumah tangga di Pasar Cinde, ini pun tampak diliputi kecemasan.

Selang beberapa detik usai jarum suntik dicabut oleh petugas vaksin, Erik pun mengacungkan jempol tangan kanannya tanda vaksinasi berjalan lancar.

PEJAMKAN MATA SAAT DISUNTIK --- Erik (27), salah satu pedagang Pasar Cinde Palembang yang memiliki tato di tangan kirinya ikut juga divaksin. Awal vaksin, saat petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19, pemuda ini meringis memalingkan muka dan pejamkan matanya. Erik yang berusia 27 tahun ini mengakui takut dengan jarum suntik, namun demi kesehatan dia bersama 252 pedagang Pasar Cinde Palembang menjalani vaksin Covid-19 dosis pertama, di halaman Bank Mandiri Jalan Jendral Sudirman Palembang, Rabu (3/3/2021). SRIPOKU.COM/SYAHRUL
PEJAMKAN MATA SAAT DISUNTIK --- Erik (27), salah satu pedagang Pasar Cinde Palembang yang memiliki tato di tangan kirinya ikut juga divaksin. Awal vaksin, saat petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19, pemuda ini meringis memalingkan muka dan pejamkan matanya. Erik yang berusia 27 tahun ini mengakui takut dengan jarum suntik, namun demi kesehatan dia bersama 252 pedagang Pasar Cinde Palembang menjalani vaksin Covid-19 dosis pertama, di halaman Bank Mandiri Jalan Jendral Sudirman Palembang, Rabu (3/3/2021). SRIPOKU.COM/SYAHRUL (SRIPOKU.COM / Syahrul Hidayat)

"Enggak ada rasa apa-apa, sih. Kayak biasa aja. Aman-aman aja, kok," ujarnya setelah divaksin bersama 252 pedagang pasar Cinde, Rabu (4/3/2021).

Erik mengaku takut jarum suntik namun demi mengedukasi masyarakat akan pentingnya vaksinasi di masa pandemi, dia pun rela disuntik vaksin di lengan kirinya yang dipenuhi tato.

"Saya sebenarnya takut jarum suntik dibanding tato. Ini agak lucu, sih tapi demi edukasi saya beranikan diri ikut (divaksin)," ujarnya.

PEJAMKAN MATA SAAT DISUNTIK --- Erik (27), salah satu pedagang Pasar Cinde Palembang yang memiliki tato di tangan kirinya ikut juga divaksin. Awal vaksin, saat petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19, pemuda ini meringis memalingkan muka dan pejamkan matanya. Erik yang berusia 27 tahun ini mengakui takut dengan jarum suntik, namun demi kesehatan dia bersama 252 pedagang Pasar Cinde Palembang menjalani vaksin Covid-19 dosis pertama, di halaman Bank Mandiri Jalan Jendral Sudirman Palembang, Rabu (3/3/2021). SRIPOKU.COM/SYAHRUL
PEJAMKAN MATA SAAT DISUNTIK --- Erik (27), salah satu pedagang Pasar Cinde Palembang yang memiliki tato di tangan kirinya ikut juga divaksin. Awal vaksin, saat petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19, pemuda ini meringis memalingkan muka dan pejamkan matanya. Erik yang berusia 27 tahun ini mengakui takut dengan jarum suntik, namun demi kesehatan dia bersama 252 pedagang Pasar Cinde Palembang menjalani vaksin Covid-19 dosis pertama, di halaman Bank Mandiri Jalan Jendral Sudirman Palembang, Rabu (3/3/2021). SRIPOKU.COM/SYAHRUL (SRIPOKU.COM / Syahrul Hidayat)

Terlebih, orangtuanya pun tak mau menjalani vaksinasi. Hal ini kian menguatkan niatnya untuk divaksinaasi.

Saat ada pendataan calon penerima vaksin beberapa hari sebelum vaksinasi dijadwalkan, dia sedang tak berada di toko. Namun, keesokan harinya dia berinisiatif mendaftarkan diri.

"Saya mau kasih contoh yang baik lewat vaksin ini." katanya

PEJAMKAN MATA SAAT DISUNTIK --- Erik (27), salah satu pedagang Pasar Cinde Palembang yang memiliki tato di tangan kirinya ikut juga divaksin. Awal vaksin, saat petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19, pemuda ini meringis memalingkan muka dan pejamkan matanya. Erik yang berusia 27 tahun ini mengakui takut dengan jarum suntik, namun demi kesehatan dia bersama 252 pedagang Pasar Cinde Palembang menjalani vaksin Covid-19 dosis pertama, di halaman Bank Mandiri Jalan Jendral Sudirman Palembang, Rabu (3/3/2021). SRIPOKU.COM/SYAHRUL
PEJAMKAN MATA SAAT DISUNTIK --- Erik (27), salah satu pedagang Pasar Cinde Palembang yang memiliki tato di tangan kirinya ikut juga divaksin. Awal vaksin, saat petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19, pemuda ini meringis memalingkan muka dan pejamkan matanya. Erik yang berusia 27 tahun ini mengakui takut dengan jarum suntik, namun demi kesehatan dia bersama 252 pedagang Pasar Cinde Palembang menjalani vaksin Covid-19 dosis pertama, di halaman Bank Mandiri Jalan Jendral Sudirman Palembang, Rabu (3/3/2021). SRIPOKU.COM/SYAHRUL (SRIPOKU.COM/SYAHRUL)
Penulis: Syahrul Hidayat
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved