Breaking News:

Menantu Teroris Santoso, Haerul Anggota MIT Poso Tewas Usai Baku Tembak, Satu Anggota TNI Ikut Gugur

Tepatnya di wilayah Pegunungan Andole, Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Kolase Foto Istimewa
Menantu teroris Santoso, Haerul alias Irul ditembak mati Satgas Madago Raya Poso. 

SRIPOKU.COM - Dua Terduga teroris Mujahidin Indonesia Timur ( MIT ) saat baku tembak dengan aparat Satgas Madago Raya atau Satgas Tinombala, ada menantu teroris Santoso.

Kedua teroris tersebut tewas setelah terlibat aksi baku tembak di pegunungan Andole, Poso.

Dikabarkan, kontak senjata Satgas Madago Raya dengan kelompok terduga teroris Mujahidin Indonesia Timur ( MIT ) terjadi di Poso pada Senin (01/03/21).

Tepatnya di wilayah Pegunungan Andole, Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Ada pula, satu anggota TNI gugur dalam baku tembak itu.

Baca juga: DISERANG DARI Belakang, TNI Bereaksi Cepat, Pukul Balik Penyerang: 1 KKB Papua Ditembak Mati

Santoso, teroris di Poso. Kini menantunya, Haerul alias Irul tewas ditembak Satgas Mandago Raya." />

(Foto Jenazah Santoso, teroris di Poso. Kini menantunya, Haerul alias Irul tewas ditembak Satgas Madago Raya. /Foto Isitmewa)

Melansiri Kompas.com, Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso menjelaskan, satu anggota MIT masuk daftar pencarian orang (DPO) yang tewas tersebut bernama Samid alias Alvin.

Ada Satu DPO lagi yang tertembak Haerul alias Irul yang merupakan menantu dari Santoso.

"Anggota TNI yang tewas baku tembak dengan POK MIT atas nama Praka Dedi Irawan, sekarang sudah diterbangkan di Jakarta," ujar Kapolda Sulteng didampingi Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf, Selasa.

Halaman
1234
Editor: Fadhila Rahma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved