Breaking News:

Fokus 2 Program Ini, Dalam 100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Kabupaten OKU Selatan Popo Ali -Sholehien

Bupati Kabupaten OKU Selatam Popo Ali Martopodan Wakil Bupati Sholehien Abuasir dalam 100 hari kerja kedepan, meminimalisir angka Corona dan Karhutla

SRIPOKU.COM/Alan Nopriansyah
Bupati Kabupaten OKU Selatan Popo Ali Martopo menyampaikan pidato perdana di priode kedua kepemimpinannya saat rapat paripurna, Selasa (2/3) 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA -- Meminimalisir angka penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19)  menjadi prioritas Bupati Kabupaten OKU Selatam Popo Ali Martopo, B, Com dan Wakil Bupati Sholehien Abuasir SP, MSi dalam 100 hari kerja kedepan.

Meminimalisir penyebaran virus corona disampaikan Popo Ali saat rapat perdana kepemimpinannya di periode 2021-2026 dalam Rapat Paripurna di Sekretariat DPRD OKU Selatan menjadi salah satu program kerja priortitasnya.

"Seratus hari kedepan, tentu yang menjadi prioritas kami tentang penanganan Covid-19 masih bisa dikendalikan, mulai dari meminimalisir penyebaran, menjaga situasi dan kondisi berjalan dengan prokes sehingga perekonomian ditengah pandemi ini masih tetap berjalan,"ujar Popo didampingi Sholehien diwawacara media, Selasa (02/03).

Tak hanya itu, dalam seratus hari kerja juga melakukan upaya antisipasi terhadap becana Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) di OKU Selatan dan Bencana Alam. 

"Kemudian juga terkait cuaca yang akan kota hadapi kedepan, dampak-dampak bencana alam kebakaran hutan juga menjadi fokus kita,"tambahnya.

Sementara itu, visi dan misi OKU Selatan bersinar priode kedua ini Popo - Sholehien fokus melanjutkan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur dan pengembangan sektor pariwisata.

Adapun visi dan misi OKU Selatan dengan indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indeks Gini, Pertumbuhan Ekonomi, dan Angka Kemiskinan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten OKU Selatan ke depan sebagau rumusan mewujudkan Kabupaten ‘OKU Selatan Bersinar.

“Visi OKU Selatan Bersinar memiliki artian bahwa Pemkab OKU Selatan dapat menerangi dan memberikan cahaya serta harapan besar bagi masyarakat dalam setiap gerak pembangunan yang aspiratif dan responsif untuk masa depat cerah,” jelasnya.

Menurut Popo empat target makro yang sebelumnya telah disebutkan. Indeks Pembangunan Manusia, kata Bupati Popo Ali menjadi salah satu indikator yang penting dalam melihat sisi lain dari pembangunan, IPM juga dapat menentukan peringkat atau level pembangunan wilayah.

“Sejak tahun 2015 IPM Kabupaten OKU Selatan secara umum terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, dan pada tahun 2018 mencapai 64,84 persen dan termasuk dalam kategori sedang atau menengah. Dan pada tahun 2026 IPM OKU Selatan ditargetkan sebesar 69,00 persen,” jelasnya.

IPM dan Indeks Gini ini, diharapkan akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi di Kabupaten OKU Selatan yang pada tahun 2026 pertumbuhan ekonomi ditarget mencapai 5,45 persen. Berbagai hal ini pula, diharapkan juga dapat berimbas pada penurunan angka kemiskinan yang ditargetkan berada pada sekitar angka 8,45 persen pada 2026.

“Untuk mencapai visi dan misi ini, tentunya kami sangat mengharapkan bimbingan dari Gubernur Sumsel, serta dukungan dari semua pihak baik jajaran Pemerintah Daerah, Forkopimda maupun seluruh elemen masyarakat agar kami dapat melaksanakan dan menjalankan amanah ini dengan baik, untuk menuju OKU Selatan Bersinar,” paparnya.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved