Breaking News:

Lahat Pantas Diusulkan Jadi Warisan Dunia UNESCO Ke-6, Peneliti Asing Sudah Membuktikannya

menurut Kepala Balai Arkeologi Sumatera Selatan Drs. Budi Wiyana, peneliti asing sudah menginjakkan kaki di Kabupaten Lahat pada tahun 1848

sripoku.com/ehdi amin
Balai Arkeologi Sumatera Selatan saat audensi ke Wakil Bupati Lahat.   

Laporan Wartawan Sriwijaya Pos Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Tidak saja memiliki sumber daya alam yang melimpah, Kkabupaten Lahat juga menyimpan banyak nilai berserjarah. 

Salah satunya keberadaan megalit yang berusia ribuan tahun. 

Selain pemegang rekor megalit terbanyak di Indonesia tahun 2012, megalit yang ada di Lahat juga membuktikan jika sejak ribuan tahun lalu jauh sebelum bangsa Indonesia merdeka sudah ada kehidupan dan peradaban di Bumi Seganti Setungguan. 

Hal ini pula yang menarik peneliti asing untuk datang ke Kabupaten Lahat.

Sosok Ini Direncanakan PAW Almarhum Burhan Suami Wabup Mura Hj Suwarti, Mungkin Akan Dilantik Besok

Bahkan, menurut Kepala Balai Arkeologi Sumatera Selatan Drs. Budi Wiyana, peneliti asing sudah menginjakkan kaki di Kabupaten Lahat pada tahun 1848.

Kedatangan para peneliti itu untuk meneliti situs megalit yang tersebar di Bumi Seganti Setungguan. 

"Selanjutnya, penelitian dilakukan peneliti lokal atau Indonesia," ungkap Budi Wiayana di Oproom Pemerintah Kabupaten Lahat saat audensi dengan Wakil Bupati Lahat, Haryanto.

Dilanjutkanya, hasil penelitian megalitik di Kabupaten Lahat yang merupakan kesatuan budaya megalitik Pasemah yang menyebar hingga Pagaralam, Empat Lawang dan Muaraenim merupakan megalitik terbanyak se Indonesia dengan rekor MURI 2012.

Tak hanya itu, ragam bentuk yang paling banyak, saat ini ada sekitar 15 jenis megalitik yang ada di Kabupaten Lahat.

Naik Motor Butut Tapi Ditakuti Koruptor: Siapa Artidjo Alkostar, Pensiunan Hakim Agung Tutup Usia

"Dengan potensi yang sangat besar ini maka megalitik Kabupaten Lahat layak untuk diusulkan dan dijadikan Warisan Dunia UNESCO yang ke-6, walaupun prosesnya cukup panjang,"katanya,  Minggu (28/2/2021).

Dalam audensi tersebut juga dihadiri Sigit Eko Prasetyo dan Sondang Martini Siregar Stafsus Bupati Bidang Parekraf Maryoto, Kadis Pariwisata Safrani, Kadisdikbud Lahat Suhirdin, Kadiskominfo Rudi Darma, Kasat Pol PP Fauzan Denin AP MM. 

Wakil Bupati Lahat, Haryanto, mengatakan pihaknya sangat menyambut baik audensi dari Balai Arkeologi Sumatera Selatan.

Dikatakanya, langkah awal Pemerintah Kabupaten Lahat telah membentuk Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten dan tahun ini akan mengikuti sertifikasi kemudian bekerja untuk memberikan rekomendasi kepada Bupati Lahat terkait penetapan menjadi cagar budaya kabupaten dan selanjutnya menjadi cagar budaya nasional hingga menjadi Warisan Dunia UNESCO. 

Masa Lalu Najwa Shihab Sebelum Jadi Presenter Kondang Terbongkar: Hingga Kini Masih Trauma

"Tentu keberadaan megalit ini merupakan benda berharaga dan bersejarah. Tidak saja untik warga Lahat, tapi juga dunia," ujarnya.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved