Breaking News:

Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Melalui Hutan Rakyat Pola Kemitraan 

Berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P23/Menhut-II/2007, yang dimaksud Hutan Ta­­­naman Rakyat adalah hutan tanaman pada hutan produksi

lestiaraang.blogspot.com
ilustrasi Hutan Indonesia. 

Oleh : Rustam

Praktisi Hutan Rakyat Pola Kemitraan di Sumsel

Berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P23/Menhut-II/2007, yang dimaksud Hutan Ta­­­naman Rakyat adalah hutan tanaman pada hutan produksi yang dibangun oleh perorangan atau ko­­perasi untuk meningkatkan potensi dan kualitas hutan produksi dengan menerapkan silvikultur da­lam rangka menjamin kelestarian sumberdaya hutan.

Atau dengan kata lain Hutan Tanaman Rak­­yat a­dalah hutan yang dibangun bertujuan untuk me­ningkatkan pembangunan komoditi ke­hu­tanan yang  ber­basis masyarakat  pada  area area non pro­duk­tif.

Dalam rangka mendorong ke­ter­­libatan masya­ra­kat dalam mengelola hutan produksi pemerintah pada tahun 2007 melalui Pe­ra­turan Pemerintah No­mor 6 Tahun 2007 mengeluarkan kebijakan pem­bang­unan Hutan Ta­nam­an Rakyat melalui pem­be­rian Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hu­tan Tanaman Rakyat (IUPHHK-HTR) yang selanjutnya disebut HTR

Berdasarkan pengertian diatas sasaran dari pembanguan HTR adalah masyarakat yang berada di da­lam dan atau di sekitar hutan.

Masyarakat disini terdiri dari perorangan atau kelompok ma­sya­rakat yang dapat diberikan ijin pengelolaan hutan.

Kemudian kawasan hutan yang dapat menjadi sasaran lokasi HTR adalah kawasan hutan produksi yang tidak produktif, tidak dibebani izin/hak lain, le­tak­nya diutamakan dekat dengan industri hasil hutan.

Serta Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Seperti yang telah di jelaskan diatas bahwa HTR diprioritaskan pada lahan yang tidak produktif di dalam hutan produksi yang kemudian dimanfaatkan dan diolah sedemikian hingga sehingga da­pat meningkatkan produktivitas dari lahan tersebut.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved