Breaking News:

Namanya Turut Dipecat Demokrat, Marzuki Alie Tunggu SK, Syofwatillah Mohzaib: Kebenaran akan Menang

Menyikapi hal tersebut Marzuki Ali menganggapnya santai, dan masih menunggu surat resmi dari partai yang membesarkannya tersebut.

Editor: RM. Resha A.U
Kolase Sripoku.com
Dua Mantan DPR RI Asal Sumsel Marzuki Alie dan Syofwatillah Mohzaib atau yang akrab disapa Opat. 

"Tapi yang dipecat bangga, karena membela kebenaran, melakukan jihad politik mendukung upaya membebaskan partai Demokrat dari pengkerdilan melalui pembelokkan cita- cita luhur para pendirinya, yaitu dari partai modern dan terbuka menjadi partai ekslusif dinasti yang oligarki," tandasnya.

Baca juga: Partai Demokrat Ibarat Kapal, Erma S Ranik Sebut Tak Sedikit Pengkhianat yang Ingin Menenggelamkan

Baca juga: Benteng Demokrat Bernama SBY, Hadapi Siapa Saja yang Merusak, Menghancurkan Partai,Ini Darah Saya

Selain itu, Opat pun menyatakan pemecatan itu akan menjadikan gerakan pendukung KLB yang selama ini masih sembunyi- sembunyi akan menyatakan sikap tegas.

"Justru dengan pemecatan ini, seluruh kader PD (Partai Demokrat) di seluruh tanah air, baik pengurus maupun kader akan makin semangat mendukung KLB," tukasnya

Sebelumnya, DPP Partai Demokrat memutuskan untuk memberikan sanksi pemberhentian tetap dengan tidak hormat kepada 7 kader yang terlibat dalam gerakan kudeta Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Hal itu berdasarkan desakan para Ketua DPD dan Ketua DPC untuk memecat para pelaku Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD)

"DPP Partai Demokrat memutuskan untuk memberikan sanksi pemberhentian tetap dengan tidak hormat sebagai anggota Partai Demokrat terhadap nama-nama berikut: Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib dan Ahmad Yahya," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Demokrat, Herzaky Mahendra Putra melalui keterangannya, Jumat (26/2/2021).

"Keputusan pemberhentian tetap dengan tidak hormat kepada enam orang anggota Partai Demokrat ini, juga sesuai dengan keputusan dan rekomendasi Dewan Kehormatan Partai Demokrat, yang telah melakukan rapat dan sidangnya selama beberapa kali dalam sebulan terakhir ini," lanjutnya.

Terkait dengan GPK-PD, Dewan Kehormatan Partai Demokrat telah menetapkan Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, dan Ahmad Yahya, terbukti melakukan perbuatan tingkah laku buruk yang merugikan Partai Demokrat.

Tindakan buruk itu dengan cara mendiskreditkan, mengancam, menghasut, mengadu domba, melakukan bujuk rayu dengan imbalan uang dan jabatan, menyebarluaskan kabar bohong dan fitnah serta hoaks dengan menyampaikan kepada kader dan pengurus Partai Demokrat di tingkat Pusat dan Daerah.

Baca juga: Demokrat Not for Sale, SBY Turun Gunung Sindir Moeldoko: Saya Benteng dari Perusak Partai

Baca juga: SBY: Demokrasi Dalam Krisis Besar, Jika Kudeta Partai Demokrat Berhasil, Salah Benar Nomor Dua

Bahwa Partai Demokrat dinilai gagal dan karenanya kepengurusan Partai Demokrat hasil Kongres V PD 2020 harus diturunkan melalui Kongres Luar Biasa (KLB) secara illegal dan inkonstitutional dengan melibatkan pihak eksternal.

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved