Breaking News:

Ini yang Harus Dilakukan Jika Tubuh Mengalami Demam Setelah Divaksin Covid-19

Jika tubuh mengalami demam setelah divaksin Covid-19, ini yang harus dilakukan. Sama dengan vaksin lainnya, tubuh kita akan memberikan

Warta Kota
Ilustrasi - Vaksin covid-19 sinovac asal tiongkok yang ditunjukan oleh tenaga vaksinator RSU Kota Tangsel. 

SRIPOKU.COM -- Jika tubuh mengalami demam setelah divaksin Covid-19, ini yang harus dilakukan.

Sama dengan vaksin lainnya, tubuh kita akan memberikan reaksi setelah menerima vaksin.

Tak terkevcuali vaksin Covid-19, beberapa efek samping usai vaksinasi vaksin Covid-19.

Mungkin akan ada rasa nyeri atau bengkak di tempat suntikan, dan mungkin rasa demam, kelelahan, atau pun sakit kepala.

Bagi kebanyakan orang, efek samping vaksin ini bisa menjadi amat ringan atau sedang, dan bertahan 1-2 hari.

Namun, bagi sebagian orang lain efek sampingnya bisa membuat mereka merasa seperti sedang flu, atau memengaruhi kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, demam adalah efek samping yang umum dari vaksinasi.

Jadi, penting untuk mengetahui apa yang harus dilakukan ketika kita mengalami demam setelah mendapatkan vaksin Covid-19.

"Saat divaksin, sistem kekebalan tubuh akan diaktifkan untuk membangun respons perlindungan terhadap protein virus," kata Dr. Sanjeev Jain, MD, dokter spesialis imunologi dan penyakit dalam di Columbia Asthma and Allergy Clinic.

Karena sistem kekebalan tubuh dihidupkan oleh vaksin, maka tubuh akan merespons-nya, sering kali dengan memanaskan diri dari dalam.

Halaman
123
Editor: adi kurniawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved