Breaking News:

BSB Dorong Masyarakat Kembangkan Usaha, Manfaatkan Peluang Ditengah Pandemi

BSB mengajak masyarakat untuk memanfaatkan peluang, agar roda perekonomian tetap berjalan ditengah badai Pandemi Covid-19.

sripoku.com/odi
PANEN IKAN - Pimpinan Bank SumseL Babel Cabang Utama Kapten A Rivai, Faisal Fahrurrozi, bersama Renny Astuti anggota Komisi IV DPR RI, melakukan panen raya ikan konsumsi seusai penyerahan KMK (Kredit Modal Kerja) Bank Sumsel Babel kepada Ketua Koperasi Mina Banyuasin, di Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Kamis (25/2/2021) 

 
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bank Sumsel Babel (BSB) bersama  nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) koperasi Mina Banyuasin menggelar panen raya ikan di Kecamatan Talang Kelapa  Banyuasin, Kamis (25/2/2021). 

Panen raya ikan bersama koperasi Mina Banyuasin tersebut merupakan salah satu program bantuan KUR dari BSB terhadap masyarakat. Dimana dalam pengelolaan tambak ikan, BSB memberikan bantuan berupa pembibitan dan pembesaran ikan. 

Pimpinan BSB Cabang Palembang A Rivai Faisal Fachrurrozi menjelaskan BSB selaku bank daerah mengajak masyarakat untuk memanfaatkan peluang sebaik mungkin, agar roda perekonomian masyarakat tetap bertahan ditengah badai Pandemi Covid-19.

Lewat program KUR nya, BSB siap memberikan bantuan kepada masyarakat untuk mengembangkan unit usahanya masing-masing agar bisa menjadi seorang pengusaha. 

"Kerjasama BSB dan Koperasi Mina ini sangat bermanfaat bagi perekonomian masyarakat. Ke depan kita juga akan bantu pakan hingga pengolahannya," katanya. 

Dijelaskannya, ke depan pemerintah akan sedikit mengurangi memberikan bantuan secara cuma-cuma kepada masyarakat. Maka dari itu,  pemerintah akan lebih mengajarkan masyarakat bagaimana mengelola dana yang bermanfaat lewat unit usaha kerakyatan. 

"Kehadiran BSB untuk memperbaiki perekonomian Sumsel dengan pola pembiayan, salah satunya lewat KUR. Pinjaman sampai Rp 1,5 M masih bisa dibiayai untuk KUR," jelasnya. 

Sirwan Avandy, Pimpinan Koperasi MINA Banyuasin menjelaskan di Koperasi Mina pihaknya menggunakan sistem plasma inti seperti perkebunan besar. Bantuan yang diberikan kepada masyarakat berupa pakan dan benih ikan bukM berupa uang. 

Untuk modal mengelola tambak ikan, para anggota koperasi memanfaatkan kersama KUR BSB. Masyarakat yang memiliki usaha tambak ikan bisa mengajukan pembiayan sampai Rp 500 juta. 

"Total anggota kita se Sumsel sudah dua ribuan. Target kita bagaimana menjadi masyarakat sebagai pengusaha. Apalagi kita tahu sekarang perekonomian lagi sulit karena pandemi," harap Sirwan.  (Oca)

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved