Breaking News:

Berita Muba

Pedagang di Eks Pasar Talang Jawa Sekayu Kembali Bandel, TNI-Polri Dikerahkan Lakukan Penertiban

Dari pantauan di lapangan, penertiban tersebut dilakukan bersama tim gabungan dari Pemkab Muba, Satpol PP, TNI dan Polri yang dimulai pagi

Sripoku.com/Fajeri Ramadhoni
Penertiban sejumlah pedagang yang masih berjualan di Eks Pasar Talang Jawa Sekayu Kabupaten Muba 

Laporan wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Masih adanya sejumlah pedagang yang masih membandel berjualan di Eks Pasar Talang Jawa Sekayu, membuat ketertiban dan kondusifitas lingkungan perkotaan menjadi terganggu akibat aktifitas pasar.

Maka dari itu Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) bersama tim terpadu kembali melakukan penertiban kepada pedagang yang masih membandel berjualan, Rabu (24/2/2021).

Dari pantauan di lapangan, penertiban tersebut dilakukan bersama tim gabungan dari Pemkab Muba, Satpol PP, TNI dan Polri yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB.

Penertiban tersebut awalnya berlangsung selisih tegang dimana salah satu pedagang menolak lapaknya ditertibkan oleh Satpol PP, namun setelah dijelaskan akhirnya sejumlah lapak di Eks Pasar Talang Jawa akhirnya dibersihkan sendiri oleh pedagang.

Kepala Disdahperin Muba Azizah, SSos MT mengatakan sebelum dilakukan penertiban terhadap sejumlah pedagang di Eks Pasar Talang Jawa ini pedagang sebelumnya telah diberikan sosialisasi dan edaran.

"Kami sudah mengimbau dan menyurati para pedagang agar tidak berjualan di lokasi tersebut dan diminta untuk ke Pasar Randik. Selain melayangkan surat sebanyak 6 kali, Disdagperin juga sudah beberapa kali melakukan pendekatan persuasif,” kata Azizah.

Baca juga: GAJAH Sumatera Ngamuk di Areal Pertanian Warga Lalan Muba, Diusir Pakai Obor, Terpantau ada 6 Ekor

Baca juga: Kasat Narkoba Polres Muba AKP Jonroni Tabrak Mobilnya Bandar Narkoba, Amankan Sabu-sabu Setengah Kg

Baca juga: Taufik Hidayat Ditangkap Polda Sumsel, Kedapatan Bawa Sabu 25 Kg di Sekayu Muba Pakai Mobil Pajero

Lanjutnya, penertiban yang dilakukan dalam rangka menjaga kondusifitas kawasan perkotaan dan menjaga ketertiban lingkungan perkotaan dan terkait dengan pelaksanaan Perda Muba Nomor 10 Tahun 2016 tentang Penataan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima.

“Kalau ada yang bilang ini rumah pribadi itu semua ada aturannya, kalaupun mau berdagang itu ada tempatnya karena sudah aturannya masing-masing. Soal adanya isu jual beli los, itu biasanya terjadi di pedagang karena ada los yang tidak ditempatkan kemudia dipindah tangan oleh pedagang tersebut,”jelasnya.

Sebagaimana diketahui bahwa sebelumnya kawasan pasar eks Talang Jawa ini sudah dilakukan penertiban terhadap pedagang yang berjualan di lokasi tersebut setahun lebih yang lalu oleh Tim Terpadu Penertiban dan Pemindahan Pedagang di sepanjang jalan Talang Jawa dan sekitarnya.

Pemkab Muba melalui Disdagperin juga sudah menyediakan lokasi yang cukup dan representatif di Pasar Randik, namun belakangan masih terdapat beberapa oknum pedagang yang kembali menggelar dagangan di lokasi eks Pasar Talang Jawa.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved