Breaking News:

PRIA Ini Sendirian Mencuri 10 Ekor Ayam Bangkok di Mariana, 'Saya Terpaksa Pak untuk Mencari Makan'

Lalu pelaku mengambil 10 ekor ayam Bangkok yang ada di dalam kandang ayam korban, namun saat hendak membawa kabur hasil curian kepergok korban

Sripoku.com/Andi Wijaya
Buser Polsek Mariana berhasil menangkap dua orang pelaku pencurian 10 ekor ayam Bangkok, Senin (22/2/2021) malam. Kedua pelaku yakni AS (26) dan JR (23) keduanya warga Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Buser Polsek Mariana berhasil menangkap dua orang pelaku pencurian 10 ekor ayam Bangkok, Senin (22/2/2021) malam.

Kedua pelaku yakni AS (26) dan JR (23), keduanya warga Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin.

Aksi pencurian yang dilakukan pelaku AS, Senin (25/1) sekitar pukul 05.30, di rumah warga di Dusun II Desa Merah Mata Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin, pelaku sendirian masuk melalui belakang rumah korban.

Lalu pelaku mengambil 10 ekor ayam Bangkok yang ada di dalam kandang ayam korban, namun saat hendak membawa kabur hasil curian kepergok korban.

Korban bahkan sempat melakukan pengejaran tetapi pelaku berhasil meloloskan diri. Kejadian ini langsung dilaporkan korban ke Polsek Mariana.

Sementara, Kapolsek Mariana AKP Halim Kesumo ketika didampingi Kanit Res, IPDA Abu Bakar membenarkan telah mengamankan dua pelaku terkait pencurian ayam Bangkok.

"Pelaku merupakan residivis dan sudah sering melakukan kejahatan di daerah merah mata sehingga warga merasa resah, melakukan pencurian berupa ayam, kompor gas, dan lainnya bahkan ada sekitar 10 laporan yang masuk," kata Hakim.

Lanjutnya, modus pelaku melihat rumah kosong dan kondisi yang sepi dari keramaian orang.

"Mereka melancarkan aksinya di malam hari, dan mencari barang berharga yang ada di belakang rumah korban misal mengambil ayam yang kandangnya di letakkan diluar atau belakang rumah, dan barang yang bisa dijual lainnya," tutupnya.

Sedangkan, tersangka AS mengakui sudah mencuri ayam Bangkok, yang dilakukannya sendirian.

"Setelah saya mendapatkan ayam, lalu ayam tersebut disimpan dahulu. Setelah dirasa aman baru saya jual, saya dibantu teman saya JR untuk kami jual kepada pembelinya BT (DPO)," kata buruh ini.

Lanjutnya, terpaksa melakukan pencurian lantaran terdesak kebutuhan ekonomi.

"Saya terpaksa pak untuk mencari makan, jadi saya nekat mencuri untuk kebutuhan sehari-hari," kilahnya.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved