Breaking News:

Korupsi Dana Covid 19

KPK Terima Laporan Rumah Sakit Potong Insentif Tenaga Kesehatan, Korupsi Anggaran Covid-19

 Juru bicara KPK Ipi Maryati mengungkap adanya pemotongan insentif tenaga kesehatan yang bertugas menangani pasien Covid-19.

ist
Gedung KPK di Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan 

Selain itu, bisa juga terjadi pungutan liar, hingga dobel pembiayaan akibat data penerima yang amburadul. Termasuk penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) yang diwajibkan dalam anggaran pendapatan belanja negara (APBN) dan juga terdapat APBD.

Pemerintah sudah banyak menerbitkan regulasi dalam hal kebijakan anggaran di masa pandemi Covid-19, dari Instruksi Presiden (Inpres) hingga Surat Edaran (SE). Namun, alokasi anggaran mencapai triliunan untuk menangani Covid-19 masih kecil.

Misbach merekomendasikan, pemerintah wajib membuat item khusus untuk anggaran Covid-19. Agar penggunaannya jelas dan dapat dilaporkan secara berkala. 

Selain itu, pemerintah diminta membuat kajian kerentanan sosial secara menyeluruh serta melakukan sinkronisasi kebijakan anggaran pusat dan daerah.  Termasuk pelibatan masyarakat sipil dalam penanganan Covid-19 terutama untuk pengaduan terhadap potensi potensi penyimpangan di lapangan.*****

Sumber: KompasTV, judul "kpk-dapat-laporan-rumah-sakit-potong-insentif-tenaga-kesehatan-besarannya-50-sampai-70-persen"

Editor: Sutrisman Dinah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved