Breaking News:

Kisah Pemuda Indonesia Jadi Guru Ngaji dan Imam Masjid di Korea Selatan, Dulu Sempat Diragukan!

Pemilik nama lengkap Muhammad Khikman Faqih ini menimba ilmu sebagai santri di pondok pesantren Daarul Quran.

Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
Instagram @khikman_fq
Muhammad Khikman Faqih 

"Iya meragukan, dulu diterima 5 atau tiga, tiganya itu saya bingung ini ustaz-nya kecil-kecil, aku nggak berani milih ini taz, kan saya yang ngundang, biar jamaah yang milih," jelas Setiawan.

"Iya wong kiyainya kecil," sahut Ustaz Yusuf Mansur.

"Loh Pak Setiawan ngambil ustaz kok kecil-kecil, iya kan temen-temen rata-rata umurnya udah pada tua-tua toh ya, maunya kan di atas itu," tambah Setiawan.

"Iya yang dewasa, yang apa, nggak taunya ini bener-bener muda, belia," timpal Ustaz Yusuf Mansur.

"Kamu waktu berangkat tuh umur berapa man?," tanya Ustaz Yusuf Mansur.

"Di seleksinya umur 18 tahun," jawab Khikman.

Khikman Faqih
Khikman Faqih (Instagram @khikman_fq)

Baca juga: PENYANYI Cantik Asal Padang Ini Dinikahi Pria Turki, Perbedaannya Antara Roti dan Nasi, Ini Kisahnya

"Waktu berangkat tuh masih sekolah di Daarul Quran, belum selesai, masih kelas 11, nah ini yang diwariskan dari kami di seluruh santri Daarul Quran untuk berani, jadi berani ngimam di mushola, di masjid, di kampung sendiri dan kemudian berangkat ke kampung orang lain, ke kota orang lain, ke negara orang lain, tebar imam," ungkap Ustaz Yusuf Mansur.

"Jepang, Korea Selatan, Hongkong, Amerika," tambah Ustaz Yusuf Mansur.

"Disenangi semua negara, disenangi orang Uzbekistan, banyak belajar sama beliau sekarang," ungkap Setiawan.

"Dulu dikecilin, sekarang dikangenin karena apa akhlaknya, jadi akhlaknya imam-imam di Indonesia itu akhlaknya nomor 1," jelas Ustaz Yusuf Mansur.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved