Breaking News:

Kesal Istri Sering Ditelpon, Pria di Prabumulih Ini Habisi Temannya Pakai Kayu di Pondok Kebun Cabai

Jajaran Satreskrim Polsek Prabumulih Timur berhasil meringkus pembunuh petani cabai di pondok kebunnya, akibat korban sering telpon istri pelaku.

Editor: adi kurniawan
Tribunsumsel.com/Edison
Warnen saat diamankan jajaran Satreskrim Polsek Prabumulih Timur, pelaku pembunuhan teman sendiri di pondok kebun cabai di Prabumulih, Selasa (23/2/2021). 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH --- Pelaku pembunuh sadis terhadap Ramadon Jailani yang merupakan petani cabai di pondok kebun cabai kawasan belakang Citimall Prabumulih pada Senin (28/12/2020), akhirnya berhasil diringkus diamankan jajaran Satreskrim Polsek Prabumulih Timur.

Pelaku berhasil diringkus tak lain adalah teman korban yakni Warnen alias Menel (38) yang merupakan warga Dusun 08 Leweng Kolot RT 008 RW 008 Kelurahan Sukamarga Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Utara.

Pelaku diringkus tim Satreskrim Polsek Prabumulih Timur dibantu anggota Resmob Polda Banten di kandang ayam milik Oman Jalan raya Anyar Desa Kosambi Ronyok Kecamatan Anyar Kabupaten Serang Provinsi Banten.

Saat diamankan ditempatnya bekerja pada Senin (22/2/2021) sekitar pukul 11.30 WIB, pelaku tanpa melakukan perlawanan.

Selain meringkus pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit Sepeda Motor Honda beat warna putih biru dengan nomor polisi BG 4341 CU milik korban dan kayu balok yang dipakai membunuh korban.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIK MH didampingi Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Herman Rozi dan Kanit Reskrim Ipda Heryoni Amin mengungkapkan pihaknya bersyukur setelah hampir dua bulan melakukan perburuan berhasil meringkus pelaku.

Dan jangan lupa subscribe, like dan share channel Tiktok Sriwijayapost di bawah ini:

"Pelaku kita amankan ditempat bekerjanya baru di Kandang Ayam di Kabupaten Serang Banten, sementara barang bukti motor korban dititip pelaku di rumah keluarganya di desa Cahaya Negri Kecamatan Abung Barat Kabupaten Lampung Utara," ujarnya.

Kapolres menuturkan, berdasarkan keterangan tersangka nekat melakukan pembunuhan terhadap korban karena sering ganggu istri dengan cara menelpon sang istri dan hal itu membuat pelaku menjadi cemburu lalu menghabisi nyawa temannya itu menggunakan kayu balok.

"Usai membunuh pelaku langsung kabur membawa motor korban ke Lampung dan kemudian kabur lagi ke Banten," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved