Breaking News:

Gawat, China Bangun Pangkalan Militer Besar-besaran di Laut Natuna Utara

Beijing mengadopsi sikap yang makin konfrontatif untuk mempertahankan klaim kedaulatannya yang berulang kali memicu ketakutan bentrokan internasional

internet
Laut Natuna Utara 

Laut China Selatan bisa menjadi tempat perselisihan lebih lanjut.

Pasalnya, China saat ini telah meluncurkan kembali upaya untuk menambah kemampuan militernya.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Baca juga: Guru Terkejut: Ada Situs Porno China Muncul di Buku Pelajaran SMA, Disertai Gambar Tak Senonoh

Express.co.uk memberitakan, Laut China Selatan telah menjadi pusat perselisihan internasional antara China dan beberapa negara lain di kawasan Pasifik Barat selama beberapa dekade.

Beijing mengadopsi sikap yang semakin konfrontatif untuk mempertahankan klaim kedaulatannya, yang berulang kali memicu ketakutan akan bentrokan internasional. 

Sebab, AS memainkan peran penting sebagai sekutu di kawasan tersebut. 

China pada minggu lalu semakin menambah kekhawatiran akan pecahnya konflik setelah citra satelit menunjukkan senjata buatan Mischief Reef sekarang dilengkapi dengan kemampuan militer tambahan.

Saat ditanya tentang kegiatan Beijing baru-baru ini, pakar politik internasional Dr Jay Batongbacal mengatakan kepada ANC, China pada dasarnya menambahkan peralatan lensa survei, seperti radar, yang sejak awal sudah banyak ditanam terumbu karang.

"Penambahan radar baru tampaknya menunjukkan bahwa mereka benar-benar memperluas kemampuan pulau buatan ini," jelasnya seperti yang dilansir Express.co.uk.

Dia menambahkan, "Dan kemudian fakta itu terus berlanjut meskipun semua yang telah terjadi di seluruh dunia, itu benar-benar menunjukkan niat China untuk benar-benar mengembangkan pulau-pulau buatan ini menjadi pangkalan militer besar-besaran."

Halaman
1234
Editor: aminuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved