Breaking News:

Air Mata Diana Menetes, Belasan Tahun Terbaring Lemah, PTBA dan Pemda Datang Membantu Pengobatan

Diana (40) warga kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim, akhirnya  mendapat bantuan pengobatan dari Pemkab Muara Enim dan PTBA

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Azwir Ahmad
sripoku.com/ardani
Diana - Diana yang selam ini lumpuh di pembaringan, dibopong oleh Lurah Tanjung Enim Selatan Arintah dan Bhabinkamtibmas Polsek Lawang Kidul Aipda Ferry, dengan disaksikan Camat Lawang Kidul Andrille Martin. Diana dibawa ke rumah sakit BAM untuk mendapat perawatan 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Setelah belasan tahun menderita depresi sehingga menyebabkan lumpuh, Diana (40) warga kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim, akhirnya 
mendapat bantuan pengobatan dari Pemkab Muara Enim yang berkerjasama dengan PT Bukit Asam Tbk (PTBA). 

Diana yang selama ini hanya terbaring di ranjang papan dibopong oleh Lurah Tanjung Enim Selatan Arintah dan Bhabinkamtibmas Polsek Lawang Kidul Aipda Ferry. Disaksikan Camat Lawang Kidul Andrille Martin dibawa ke dalam Ambulance menuju ke RS BAM, Selasa (23/2/2021).

Mengenakan baju tidur warna Hijau, Diana yang selama ini diam seribu bahasa terlihat meneteskan air mata. Diana pun tampak terlihat bersih setelah sekian lama tidak pernah di mandikan, akhirnya dimandikan dan dikenakan pakaian bersih oleh keluarganya.

Adik kandung Diana yakni Sunita (32) bahwa terkejut dan kaget mengetahui kakak kandungnya tersebut bisa meneteskan air mata saat akan dinaikan ke atas ambulan.

Karena selama ini, diana tidak pernah mengeluarkan ekspresi lain, selain tersenyum jika ingin makan atau minum, tapi hari ini rasanya tidak percaya ia melihat kakaknya bisa menangis. Sunita pun berharap mudahan-mudahan ini pertanda baik, kakaknya akan sembuh seperti sedia kala.

" Kami tidak bisa membawanya ke dokter dikarenakan tidak punya biaya. Kami merasa sangat bersyukur atas bantuan dari PT Bukit Asam, dan pihak yang peduli terhadap kakak saya ini," katanya.

Camat Lawang Kidul, Andrille Martin didampingi Ketua TP PKK Lawang Kidul Yosi Andrille mengatakan bahwa ia bersama Ketua TP PKK sengaja mendatangi dan ikut memastikan Diana ke rumah sakit supaya benar-benar mendapatkan penanganan yang serius dari pihak Rumah Sakit BAM.

Dan setelah dirawat, ia berharap Diana bisa segera sembuh, dan bisa kembali beraktifitas seperti orang-orang pada umumnya. 

Sementara itu Direktur RS.BAM Tanjung Enim, dr Bandrio mengatakan bahwa Diana saat ini berada dalam perawatan RS BAM Tanjung Enim. Dan jika melihat kondisinya memang terlihat sangat lemah dikarenakan kekurangan asupan, sehingga membuat tubuhnya menjadi kurus dan tidak bisa bergerak, ditambah ada masalah dengan kejiwaannya, sehingga harus di tangani satu persatu.(ari)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved