Breaking News:

Kasus Korupsi

TAKUT Diseret ke Meja Hijau, Penyapu Jalanan Kembalikan Uang Rp 100 Ribu Pemberian Koruptor

Seorang petugas kebersihan alias penyapu jalanan mengembalikan uang Rp 100.000 yang diterimanya dari tersangka kasus korupsi di Buleleng

ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, BALI--Seorang petugas kebersihan alias penyapu jalanan mengembalikan uang Rp 100.000 yang diterimanya dari tersangka kasus korupsi di Buleleng, Bali. Ia tak ingin terseret kasus itu.

Kepala Seksi Intel Kejari Buleleng AA Jayalantara mengatakan, petugas kebersihan itu menerima uang dari pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) yang turut menjadi tersangka.

Petugas kebersihan itu datang ke Kejari Buleleng dan mengembalikan uang tersebut karena sadar bukan haknya.

"Sadar karena bukan haknya, mereka yang menerima mengumpulkan melalui perwakilan datang ke penyidik untuk dikembalikan," kata Jayalantara.

Sebagian besar uang yang dikembalikan ke Kejari Buleleng itu berasal dari hotel dan rekanan yang terlibat dalam kegiatan Eksplore Buleleng.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng, Bali sudah mengamankan uang sebesar Rp 524.160.900 dari kasus dugaan korupsi dana hibah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pariwisata 2020.

Uang itu terkumpul setelah sejumlah rekanan, hotel, dan pegawai di lingkungan Dinas Pariwisata Buleleng, menyetor ke Kejari Buleleng.

Mereka mengembalikan uang yang diterima dari para tersangka kasus dugaan korupsi tersebut.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

"Ketika ketahuan dan mencuat kasus ini mereka kembalikan semua. Bahasanya mereka 'uang kesejahteraan'," kata Kepala Seksi Intel Kejari Buleleng AA Jayalantara saat dihubungi, Senin (22/2/2021).

Halaman
1234
Editor: Wiedarto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved