Breaking News:

TAK ADA Ambulans, Apalagi Jalan Aspal, Jika Sakit Hanya Ada Gerobak: Lintasi 5 Sungai dan Pantai

warga yang terpaksa dievakuasi dengan gerobak menuju puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY
Puluhan warga Desa Desa Misinh, Kecamatan Kilmuri, Kabupaten Seram Bagian Timur membawa seorang warga yang sakit dengan gerobak menuju puskesmas di Kilmuri, Minggu (21/2/2021) 

SRIPOKU.COM, AMBON--Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, angkat bicara soal ada warga yang terpaksa dievakuasi dengan gerobak menuju puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Seram Bagian Timur, Malik RM Yusuf mengatakan, warga yang dibawa dengan gerobak dari Desa Mising ke Kilmuri itu kini telah mendapat penanganan medis di puskesmas. "Tadi, saya dapat laporan dari kepala puskesmas dia (korban) kondisinya sudah baik, sudah pemulihan sekarang," kata Malik, kepada Kompas.com saat dihubungi dari Ambon, Senin (22/2/2021).

Malik mengakui, pihak keluarga terpaksa membawa korban ke puskesmas Kilmuri sambil menyusuri pantai lantaran jalur laut yang biasa dilalui warga saat ini tak bisa dilalui karena cuaca buruk dan gelombang tinggi.

Kendala lainnya, kata Malik, tidak adanya akses jalur darat dari Desa Mising menuju Kilmuri membuat warga terpaksa menempuh satu-satu jalur yang ada. "Jadi, masalahnya ini soal sarana dan prasarana transportasi, kami sudah siapkan ambulans tapi kendalanya itu di akses transportasi yang belum ada," kata Malik.

Selain masalah akses transportasi yang tidak tersedia, ia juga mengakui bahwa di Desa Mising sejauh ini belum ada puskesmas atau pustu yang dibangun sehingga warga yang sakit selalu dibawa ke Kilmuri. "Kalau di Desa Selor itu ada Pustu tapi warga biasa langsung bawa ke Kilmuri, kalau di Mising itu belum ada pustu maupun puskesmas," kata dia.

Terkait kejadian itu, Malik mengaku pihaknya akan segera meninjau desa tersebut dan segera berkoordinasi dengan Pemkab Seram Bagian Timur. "Insya Allah kami akan berkunjung ke sana karena ketentuan untuk bangun Pustu itu harus melalui dana APBD. Jadi, kami akan usulkan ke pemkab untuk bangun pustu di sana," ungkap dia.

Diberitakan sebelumnya, seorang warga di Desa Mising, Kecamatan Kilmuri, harus dievakuasi dengan gerobak dari desanya menuju Puskesmas di Kilmuri, pada Minggu (21/2/2021). Warga dan keluarga terpaksa membawa korban dengan menggunakan gerobak sambil melewati lima sungai menuju puskesmas lantaran tak tersedianya fasilitas kesehatan dan akses darat di desa tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Warga Sakit Dievakuasi Pakai Gerobak Lewati 5 Sungai dan Pantai, Ini Penjelasan Dinkes", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2021/02/22/20202471/warga-sakit-dievakuasi-pakai-gerobak-lewati-5-sungai-dan-pantai-ini?page=all#page2.
Penulis : Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty
Editor : Robertus Belarminus

Editor: Wiedarto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved