Breaking News:

Setiap Hari Nulis1-2 Puisi, 2 Bulan Buku yang Ditulis Kelar, Sudah Beredar Sejak 21 Januari 2021

"Panah berarti sesuatu yang membidik dan melukai, sedangkan Ranjang bermakna karno latar tempat puisinyo banyak yang pake' kamar, dan ranjang Pak."

Editor: aminuddin
ist
Allya Novellya Kusuma Wisnu dan Pakde Joko Pinurbo 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - ALLYA mengaku awalnya dia menulis jika  ada inspirasi.

"Cuman pas nak buat buku, itu tiap hari nulis 1-2 puisi Pak," katanya kepada Sripo, Minggu (21/2).

Setelah diguyuri kurang lebih 2 bulan lamanya, Allya baru merasa lega karena berhasil me nyelesaikan satu buku kumpulan puisi berjudul 'Panah Ranjang.'

"Cuman memang kemarin lamo nunggu ISBN Karno perpusnas sempet tutup Corona," aku Allya.

"Panah berarti sesuatu yang membidik dan melukai, sedangkan  Ranjang bermakna karno latar tempat puisinyo banyak yang pake' kamar, dan ranjang Pak," ujar Allya.

Di Panah Ranjang terdapat 60 puisi dengan tebal buku 60 halaman. 

Mulai diedarkan ke khalayak pembaca pada 21 Jajuari 2O21. D

Di halaman pertama puisi  berbahasa Lahat

Tujuan Allya nulis buku puisi ini berawal dari niat.

Dulu, pas kuliah semester 3 memang niat kalo biso sebelum tamat di Universitas Negeri Yogyakarta harus punyo karya dewek. pengen nunjukke ke ayah.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved