Breaking News:

Tabrakan Maut

HATINYA Hancur Melihat 2 Anaknya Berjejer di Ruang Tamu: Pelukan Terakhir Arzita Jadi Kenangan

Dua anaknya yang meninggal dunia adalah Fahrul Hanafi (22) dan Arzita Haulani (18). Jenazah kedua anaknya berjejer di ruang tengah

HO / Tribun Medan
Penampakan dua kendaraan yang terlibat Jalan Lintas Medan - Pematangsiantar Km 89-90, tepatnya Dusun V, Desa Naga Kesiangan, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai, Minggu (21/2/2021) malam 

Saat ini tambah Valentino, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti kedua mobil tersebut. Saat ini keduanya sudah dievakuasi dan diamankan di Mako Unit Laka Lantas Polres Tebing Tinggi.

Adapun identitasnya, masing-masing:

1. Pengemudi mobil Toyota Avanza bernama Fahrul Hanafi (22) warga Dusun IX Kenangan Desa Laut Dendang Kec Percut Sei Tuan, pekerjaan pelajar/mahasiswa.

2. Penumpang Toyota Avanza bernama Nur Anissa (22) warga Dusun IX Kenangan Desa Laut Dendang Kec Percut Sei Tuan, pekerjaan pelajar/mahasiswa.

3. Isma Al Jannah (24) warga Dusun IX Kenangan Desa Laut Dendang Kec Percut Sei Tuan, pekerjaan pelajar/mahasiswa.

4. Nadila Anggreyani Nasution (17) warga Dusun IX Kenangan Desa Laut Dendang Kec Percut Sei Tuan, pelajar/mahasiswa.

Serta Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

5. Arzita (19) warga Dusun IX Kenangan Desa Laut Dendang Kec Percut Sei Tuan, pekerjaan pelajar/mahasiswa.

6. Fiqih Anugrah (18) warga Jalan Tegal Sari Dusun IX Kenangan Desa Laut Dendang Kec Percut Sei Tuan, pekerjaan pelajar/mahasiswa.

7. Rafika Anggreyani Nasution (17) warga Dusun IX Kenangan Desa Laut Dendang Kec Percut Sei Tuan, pekerjaan pelajar/mahasiswa.

8. Ahmad Ridho Zaki Nasution (16) warga Dusun IX Kenangan Desa Laut Dendang Kec Percut Sei Tuan, pekerjaan pelajar/mahasiswa.

9. Juwita Asri Sormin (19) warga Dusun IX Kenangan Desa Laut Dendang Kec Percut Sei Tuan, pekerjaan pelajar/mahasiswa.

Kronologi

Berikut kronologi kecelakaan maut yang melibatkan Bus Intra vs Avanza di Jalan Tebingtinggi-Pematangsiantar, Minggu (21/2/2021) malam.

Diduga pengemudi mobil Avanza kirang berhati-hati saat mendahului kendaraan yang berada di depannya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Tribun Medan pada Senin (22/2/2021) dini hari, korban kecelakaan maut bertambah menjadi sembilan orang.

ilustrasi
Update 22 Februari 2021. (https://covid19.go.id/p/berita/)

Sebelumnya, korban meninggal disebut delapan orang, di mana 7 di antaranya merupakan penumpang mobil Toyota Avanza BK 1697 QV.

Data korban kecelakaan maut disampaikan oleh Dirlantas Polda Sumut, Kombes Valentino Tatareda melalui WhatsApp.

"Korban sembilan orang," ujarnya, Senin dini hari.

Namun, polisi berpangkat melati tiga ini belum merincikan identitas para korban dikarenakan masih dalam proses pihak kepolisian.

"Untuk data kita belum dapat. Masih dilakukan pendataan oleh pihak Polres Tebingtinggi. Secepatnya akan disampaikan," ungkapnya.

Kecelakaan terjadi antara mobil Avanza yang melaju dari Siantar ke arah Medan, dan Bus Intra yang melintas dari arah sebaliknya, Minggu malam sekitar pukul 21.30.

Lokasi kecelakaan di Dusun IV, Desa Pabatu, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai.

Amatan awak Tribun-Medan.com di lokasi kejadian, kondisi mobil minibus Toyota Avanza BK 1697 QV sudah hancur dan tak utuh.

Para korban sudah dievakuasi oleh petugas kepolisian dari Polres Tebingtinggi.

"Tadi orangnya udah tiga yang diangkut. Baru yang tadi ini. Kalau yang kami lihat ada empat. Nggak tahu kalau ada lagi," ujar seorang warga di lokasi kejadian.

Di lokasi kejadian terlihat puluhan warga mengerumuni mobil Avanza yang rusak parah.

Sementara Bus Intra sudah dibawa oleh Satlantas Polres Tebingtinggi ke arah Siantar, diduga untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Seorang penumpang CV Intra bernama Lia mengaku syok atas kejadian itu.

Ia mengaku duduk di belakang sopir.

"Sebenarnya bus kami, jalannya normal dari arah Medan ke Siantar. Kami di jalur kami. Kemudian mobil (Avanza) itu datang dari Siantar ke arah Tebing mau motong. Nggak dapat, ketabrak bus kami," ujar Lia yang mengaku hendak ke Dolok Merangir, Simalungun.

Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Valentino Tatareda dalam keterangnya mengatakan, saat ini petugas Satlantas Polres Tebingtinggi masih berada di lokasi kejadian.

"Kejadian diperkirakan pukul 21.30 WIB. Hingga saat ini petugas kami masih melakukan evakuasi dan olah TKP. Untuk identitas segera menyusul," ujarnya, Minggu jelang tengah malam.

Adapun kronologi kejadian lanjutnya, mobil Toyota Avanza datang dari Siantar menuju ke arah Medan dan Bus Intra arah sebaliknya.

Sesampainya di TKP, daerah Pabatu, mobil Avanza mendahului kendaraan di depannya kurang berhati-hati tanpa memperhatikan arus dari arah sebaliknya.

"Sehingga terjadi tabrakan dengan Bus Intra dari arah berlawanan. Identitas kendaraan dan para korban akan diinfo lebih lanjut.

"Mari kita doakan, semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa," ucapnya.

Dari peristiwa tersebut, Kombes Valentino menyebutkan, ada tujuh orang penumpang mobil Avanza yang meninggal dunia.

"Akibat Laka dari pihak Avanza 7 orang meninggal dunia (masih diidentifikasi). Saat ini dievakuasi ke RS Bhayangkara," ucapnya.

Kecelakaan ini mengakibatkan antrean kendaraan mengular dari kedua arah, baik dari Medan maupun Siantar.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Tebingtinggi Iptu Bambang Irawan mengatakan, di antara para korban kecelakaan terdapat satu orang anak-anak.

“Ada 8 orang yang diangkat, 1 anak anak. Kalau sepenglihatan kita meninggal semua,” katanya.

Kata Iptu Bambang, informasi sementara yang mereka terima, para korban tersebut meninggal dunia.

Ia menambahkan, saat ini para korban sudah dibawa ke rumah sakit.

"(Korban meningggal) cuma RS Bhayangkara nanti yang tahu ya," imbuhnya.

Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul Tabrakan Avanza dan Bus Renggut Nyawa 2 Anaknya, Rahmadi Kenang Momen Pelukan Terakhir, https://lampung.tribunnews.com/2021/02/22/tabrakan-avanza-dan-bus-renggut-nyawa-2-anaknya-rahmadi-kenang-momen-pelukan-terakhir?page=all.

Editor: Heribertus Sulis

Editor: Wiedarto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved