Breaking News:

Pelaku Penculikan Diringkus

Cerita Pelaku Penculikan di Palembang Ungkap Kode Rahasia Saat Beraksi Hingga Minta Tebusan 100 Juta

"Kode kami pak dengan Suharto, dia telepon " kembang sudah dapat " berarti korban sudah berhasil di culik," ungkapnya.

SRIPOKU.COM/ANDI Wijaya
Kapolrestabes Palembang Kombes pol Irvan Prawira dan Kasat Reskrim Kompol Edi Rahmat Mulyana, saat gelar perkara penangkapan pelaku penculikan bocah 4 tahun di Palembang, Sabtu (20/2/2021) malam 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dibalik aksi penculikan yang dilakukan Suharto dan rekanya Sutriyono, tak ada motor dan murni penculikan.

Hal ini diakui Surltriyono dan Suharto, Sabtu (20/2), ketika perkaranya di gelar Kapolrestabes Palembang, Kombes pol Irvan Prawira dan Kasat Reskrim Kompol Edi Rahmat Mulyana,

Ketika ditemui diruang Petugas Pidum Polrestabes Palembang, keduanya mengaku, penculikan ini dilakukan keduanya akan cepet mendapatkan uang.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sriwijayapost di bawah ini:

"Kami nak dapat duet cepet pak, jadi aksi itu sudah kami rencana dua hari sebelumnya."

"Sebelum beraksi kami awalnya jalan dulu, pas di TKP melihat bocah itu Suharto langsung melakukan aksinya, sedangkan saya stanbay di rumah," ungkap Sutriyono.

Baca juga: Ini Wajah 2 Pelaku Penculikan Bocah 4 Tahun di Palembang Otak Pelaku Dipelor

Baca juga: BREAKING NEWS 2 Pelaku Penculikan Bocah 4 Tahun di Palembang Berhasil Diringkus Tim dari Polrestabes

Lalu, setelah berhasil, lanjutnya, Suharto membawa korban di rumah kosong di kawasan Tanjung api api tempat kebun sayur dengan kondisi mata tertutup.

"Kode kami pak dengan Suharto, dia telepon " kembang sudah dapat " berarti korban sudah berhasil di culik. Lalu saya pun mendatangi TKP rumah kosong, dengan meminjam motor JK, temannya saya," ungkapnya.

Meski awalnya sudah berencana meminta tebusan 100 juta, sambung Sutriyono, lantaran berita sudah viral di Medsos, ia pun ketakutan.

"Saya jemput korban di TKP, karena takut tadi, saya pura pura menjadi warga dan bercerita dengan warga saya menemukan anak itu di KM 12, ke kebun sayur, lalu setelah warga ramai, saya menghilang," katanya.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved