Breaking News:

Berita Pagaralam

Cerita Pemilik Rumah Makan di Pagaralam, Omsetnya Turun Hingga 150 Persen Selama Pandemi Covid-19

Kondisi ini disebabkan sepinya pembeli yang makan di rumah makan miliknya selama masa pandemi covid-19 ini.

SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Salah satu tempat makan di Kota Pagaralam yang sangat sepi pembeli saat masa pandemi Covid-19. Gambar diambil Februari 2021. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Pandemi Virus Corona (Covid-19) yang menyerang hampir seluruh bagian dunia termasuk Indonesia dan juga Kota Pagaralam Provinsi Sumatera Selatan mempengaruhi semua sektor termasuk sektor bisnis rumah makan.

Seperti yang dirasakan salah satu pengusaha rumah makan di Kota Pagaralam yaitu Chef Dadang.

Dia mengaku mengalami penurunan omset penjualan selama masa pandemi covid-19 ini mencapai 150 persen perbulan.

Kondisi ini disebabkan sepinya pembeli yang makan di rumah makan miliknya selama masa pandemi covid-19 ini.

Selain itu sedikitnya wisatawan yang datang ke Pagaralam juga sangat mempengaruhi jumlah kunjungan di tempat makan miliknya.

Pemilik rumah makan, Dadang mengatakan, selama masa pandemi ini dirinya sangat merasakan penurunan omset penjualan hingga 150 persen per bulan.

"Omset kami pengusaha rumah makan selama pandemi ini sangat turun pak, bahkan turunnya mencapai 150 persen perbulan," ujarnya.

Diceritakan Dadang, sebelum masa pandemi covid-19 rumah makan miliknya bisa mendapat pemasukan hingga Rp200 juta perbulan.

Namun selama masa pandemi covid-19 ini pihaknya hanya mampu mendapatkan penjualan sebesar Rp45 juta per bulan.

Halaman
12
Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved