Breaking News:

Sekda Sumsel Narsun Umar: Pemberian Punishment & Reward Satu-satunya Cara Efektif Cegah ASN Korupsi

Ada 15 ribuan ASN di Sumsel yang selalu kita minta untuk bekerja sebagaimana mestinya dan hindari korupsi ataupun celah korupsi bagaimanapun bentuknya

SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Ilustrasi ASN Korupsi 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Potensi korupsi paling banyak ditemukan di sektor pemerintahan.

Hal ini disinyalir terjadi karena masih banyak celah yang bisa dilakukan oleh para pegawai di pemerintahan untuk melakukan korupsi, baik skala kecil maupun skala besar.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menekankan Aparatur Sipil Negara (ASN) di untuk menghindari kegiatan dan kebiasaan yang dapat menjadi celah korupsi.

Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, Nasrun Umar, mengatakan, upaya efektif dalam mencegah korupsi yakni dengan memberikan penghargaan dan hukuman.

“Punishment and reward jadi satu-satunya cara agar ASN yang ada di pemerintahan tidak melakukan korupsi,” ujarnya usai rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi 2021 melalui Video Conference Diselenggarakan oleh KPK RI di Command Center Pemprov Sumsel, Selasa (16/2).

Nasrun mengatakan, sumber daya manusia (SDM) yang baik menjadi pihak yang paling berperan dalam urusan pencegahan korupsi.

“Jika mereka kerja dengan baik maka kita beri reward yang setimpal, tapi jika melakukan kesalahan, maka punishment yang diberikan.

Jadi memang kembali ke manusianya, kalau benar maka tidak akan ada korupsi meski ada celah dan potensinya.

Inilah pentingnya manajemen ASN,” katanya.

Halaman
12
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved