Breaking News:

Kepala Dinas Tidak Masuk Kantor, Listrik Kantor Dicabut Pegawai Bingung, Begini Kata Inspektorat

Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Muratara dikabarkan tidak masuk kantor berbulan-bulan.Inspektorat Muratara lakukan survei awal

ho/sripoku.com
Tribun Sumsel / Rahmat Aizullah Suasana di kantor Dinas PMPTSP Kabupaten Muratara gelap karena tidak ada penerangan lantaran meteran listriknya dicabut PLN gara-gara menunggak rekening tagihan selama 4 bulan. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Salah satu kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yakni Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Muratara dikabarkan tidak masuk kantor berbulan-bulan. 

Salah satu dampak tidak masuknya kepala dinas membuat ASN (pegawai) di kantor tersebut, diputusnya sambungan listrik oleh  PT PLN karena menunggak tagihan rekening listrik hingga empat bulan. Akibatnya aktifitas kantor pun terganggu karena,  tidak adanya aliran listrik.

Kepala Inspektorat Kabupaten Muratara, Sudartoni mengaku sudah mendengar kabar tersebut. 

Dia katakan, bahwa dia  sudah meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk menindaklanjuti informasi tersebut.

"Sudah, sudah kami dengar itu, kami juga sudah menugaskan tim untuk survei awal," ujar Sudartoni, Rabu (17/2/2021). 

Survei awal ini  dilakukan guna mempelajari dan menindaklanjuti dari pada temuan tersebut.

"Sekarang sedang berproses, nanti pastinya kepala dinas itu dipanggil, diminta klarifikasi, kalau dia melanggar aturan, nanti BKPSDM yang ambil sikap," katanya. 

Kepala BKPSDM Kabupaten Muratara, Ralin Jufri mengatakan akan memanggil kepala dinas yang dikabarkan tidak masuk kantor berbulan-bulan itu. 

Ralin mengaku terkejut mendengar informasi bahwa yang bersangkutan disebut-sebut sudah 8 bulan tidak masuk kantor.

"Nanti kita cek lagi, kita kroscek dahulu informasi itu, nanti kita panggil dia," katanya. 

Informasi yang diterima, Kepala Dinas PMPTSP Muratara, Irawan Dwi Tjahyadhie dikabarkan sudah 8 bulan tidak masuk kantor. 

Kabar itu diungkapkan beberapa pegawai di kantor dinas tersebut.

Salah satu dampak tidak masuknya  kepala dinas tersebut, sambungan listrik di kantor itu dicabut PLN karena menunggak selama 4 bulan. 

"Ya apa yang mau dikerjakan, listrik tidak ada, kepala dinas tidak ada urusan, masuk kantor saja sudah 8 bulan tidak terlihat," kata narasumber. 

Sementara Kepala Dinas PMPTSP Muratara, Irawan Dwi Tjahyadhie dihubungi Tribunsumsel.com berulang kali belum bisa terhubung. (Rahmat Aizullah)

Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved