Breaking News:

Cerita Serial Mawar Mewangi (18-TAMAT) : Pendamping Hidup

Paling tidak efek keterkejutan dan kelelahan menangkap buruan kakap Siao Lung tidak terseret ke perilaku dan tindakan yang membahayakan orang lain

Editor: aminuddin
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi pendamping hidup 

"Mau ditemani?"

Marcel mengalihkan pandangan matanya ke beberapa wanita muda usia yang lagi berjemur di kursi panjang sambil membaca koran.

"No thank's Marcel," jawab Siao Lung seraya menceburkan diri (nyerucup) ke kolam.

Byuuur ...

Di rumah sakit ...

Letnan Sayuti, Santi dan Rahman, ketiganya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Meski tidak terlalu parah lukanya akibat serpihan kaca, dan benturan benda keras pasca bertubi-tubinya tembakan yang dilepaskan.

Jenderal Fahmi, pimpinan tertinggi pasukan keamanan merasa tiga bawahannya itu harus dirawat.

Paling tidak efek keterkejutan dan kelelahan menangkap buruan kakap Siao Lung tidak terseret ke perilaku dan tindakan yang membahayakan orang lain.

"Bisa sabar kan Non Santi?" Tanya Jenderal Fahmi ketika menjenguk Santi seusai diperiksa tim dokter yang merawatnya di sal rumah sakit.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved