Breaking News:

Berita Palembang

Alamsyah Terdiam Divonis Hukuman Mati, Bandar Narkoba Antar Provinsi yang Sempat Sakit Perut

Terdakwa kasus narkotika, Alamsyah sempat terdiam mendengar putusan majelis hakim yang menjatuhinya hukuman mati

Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/Chairul Nisyah
Sidang Vonis Mati Pada Terdakwa Bandar Narkotika, Alamsyah alias Alam di PN Palembang, Klas 1A Khusus Sumsel, Rabu (17/2/2021). 

Namun baik terdakwa maupun penasihat hukumnya yang mengikuti jalannya persidangan melalui layar monitor, sama-sama mengaku tidak ada surat keterangan sakit yang dimiliki Alam. 

"Karena terdakwa juga tidak menjalani perawatan, hanya di dalam tahanan saja," ujar penasihat hukum terdakwa. 

Dengan kondisi tersebut, majelis hakim kemudian menunda jalannya sidang untuk kemudian akan dilanjutkan pekan depan. 

Untuk diketahui Jaksa Penuntut Umum menyertakan barang bukti berupa, dari tangan terdakwa berupa 18 bungkus plastik bertuliskan Guanyinwang masing-masing berisikan narkotika jenis sabu dengan berat netto keseluruhan 17.925,08 Gram, dan 4 bungkus plastik berisikan kristal putih tidak mengandung kesediaan narkotika dengan berat netto keseluruhan 4.813,72 gram.

Terdakwa Alamsyah merupakan bandar narkotika jenis sabu, yang ditangkap pada bulan Februari 2020, sekira pukul 05.00 Wib di pinggir Jalan Raya Jl. H.M. Noerdin Pandji atau tepatnya di depan Lorong Sungai Putat Sukajaya Kecamatan Sukarami Kota Palembang.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved