Breaking News:

Berita Palembang

Tak Ada Relokasi Proyek Underpass Simpang Charitas Palembang, Kini Tahap Pengecekan Kontur Tanah

Pekerja melakukan pengeboran sedalam 30 meter untuk mengukur dan mengecek kontur tanah sebelum pembangunan underpass Charitas.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
Pembangunan underpass Simpang RSRK Charitas akan jadi kenyataan. Ini terbukti dengan dilakukannya pengeboran tanah di tengah Simpang Empat tersebut, Selasa (16/2/2021). Menurut pekerja mereka akan mengebor sedalam 30 meter untuk mengukur dan memeriksa kontur tanah. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Rencana Pembangunan Underpass Simpang Charitas Palembang masuk dalam tahap penyelidikan struktur tanah yang akan menjadi lokasi pembangunan.

Hal itu diungkapkan, Sekretaris Dinas PUPR Kota Palembang, Faisal Riza, Selasa (16/2/2021)

"Sepertinya penyelidikan tanah untuk underpass. Kalo lebih pasti tanya di balai jalan," ujarnya saat dikonfirmasi.

Berdasarkan pantauan Sripoku.com, terlihat pekerja melakukan pengeboran sedalam 30 meter untuk mengukur dan mengecek kontur tanah sebelum pembangunan underpass Charitas.

Sementara itu, Kasubid Bina Marga PSDA Bappeda Kota Palembang, Puput menambahkan, untuk rencana pembangunan khususnya untuk underpass masih dalam persiapan Detail Engineering Desain (DED) dan Land acqusition and resetlment action plan (LARAP)

Dijelaskannya, untuk Simpang Charitas tidak ada relokasi.

Namun demikian dilakukan perhitungan aset untuk lahan dan bangunan, tanaman tumbuhan milik warga yang terdampak.

Hasil observasi awal terhadap warga terdampak di lokasi rencana pembangunan dekat Simpang Charitas, mencakup Kelurahan Sei Pangeran dan Kelurahan 20 Ilir Kecamatan Ilir Timur 1.

Mulai dari STA 0 sampai dengan STA 650, diperoleh gambaran, dengan jumlah lahan terdampak seluas 1.436 M2, pagar yang terbongkar 360 M2, jumlah pohon 53 batang.

Sedangkan untuk sarana dan prasarana sebanyak 81 unit (rambu-rambu, tiang listrik, yang telepon dan baligho).

Di Kelurahan 20 Ilir jumlah bangunan terdampak 42 unit dengan luas lahan 631 M2, pagar 292 M2, Taman 730 M2, tanaman 66 pohon dan sarpras 171 unit sesuai dengan desain underpass Simpang Charitas.

"Untuk kebutuhan lahan yang harus dibebaskan secara Riel masih menunggu final DED yang masih dalam proses," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved