Breaking News:

Merasa Nggak Nyaman soal “Ganjar Tak Pernah Bersyukur” Penerbit Tiga Serangkai Dipolisikan

Soal adu mengadu seperti jadi trend beberapa waktu belakangan yang seakan menjadi jalan terakhir untuk menyesaikan masalah.

Editor: Salman Rasyidin
Istimewa
Viral soal buku pelajaran yang menyebut nama ganjar tidak bersyukur dan jarang salat 

SRIPOKU.COM - Soal adu mengadu seperti jadi trend beberapa waktu belakangan yang seakan menjadi jalan terakhir untuk menyesaikan masalah.

Dengan alasan penistiaan agama, radikalisme, merasa tidak nyaman dan unsur  SARA membuat pelapor mengadukan ke pihak kepolisian atau lembaga yang mereka anggap bisa menyelesaikan persoalan.   

Mengutip WARTAKOTALIVE.COM, yang menyebutkan meskipun sudah ada klarifikasi dari pihak penerbit, sejumlah orang yang menamakan dirinya Forum Wali Murid dari 18 Kabupaten/Kota tetap memperkarakan penerbit Tiga Serangkai atas dugaan ujaran kebencian.

Laporan dilayangkan ke Polda Jateng, Senin 15 Februari 2021.

Laporan tersebut dilakukan seiring polemik penyebutan nama Ganjar dalam buku Agama Islam dan Budi Pekerti terbitan Tiga Serangkai terus berlanjut.

Penyebutan nama Ganjar tertera pada soal pilihan ganda di buku tersebut halaman 102 nomor 9.

Penyebutan nama Ganjar itu membuat resah para wali murid.

Tangguh Perwira, satu diantara perwakilan wali murid mengatakan pengaduan penerbit Tiga Serangkai ke Polda Jateng, kaitannya dengan adanya ujaran kebencian.

Hal tersebut dikaitkannya dengan kejadian Bom Bali dan JW Marriot yang pelakunya merupakan korban ujaran kebencian.

"Kami ke Polda berharap dilakukan pengusutan nama Ganjar yang disebutkan di buku Pendidikan Agama Islam yang diterbitkan PT Tiga Serangkai.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved