Breaking News:

Kasus Pembunuhan

TERGIUR Harta Karun, Ibu Kandung Jadi Tumbal:Pesan Dukun 3 Hari Setelah Dikubur, Perhiasan Berlimpah

Bisikan gaib dari paranormal membuat Arifudin Hamdy (35) kehilangan akal sehat. Pria ini 100 persen percaya, jika menguburkan ibunya,

TribunJatim.com/ Erwin Wicaksono
Pria di Malang tega kubur ibunya sendiri 

SRIPOKU.COM, MALANG --Bisikan gaib dari paranormal membuat Arifudin Hamdy (35) kehilangan akal sehat. Pria ini 100 persen percaya, jika menguburkan ibunya, dalam 3 hari akan berubah menjadi harta karun.

Arifudin Hamdy (35), pria asal Desa/Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, yang tega mendorong ibu kandungnya Mistrin (56) ke dalam lubang yang baru digali hingga tewas.

Aksi ini dilakukannya hanya karena ingin mendapatkan harta karun yang disebut dukun ada di bekas mes karyawan Pembangkit Jawa Bali (PJB) di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Kasus ini diketahui polisi berawal dari peristiwa penemuan mayat yang terjadi di bekas mes karyawan Pembangkit Jawa Bali (PJB) di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang pada Kamis (11/2/2021).

Usai 2 hari gelar penyelidikan, Satreskrim Polres Malang mengamankan Arifudin Hamdy (35) di kediamannya.

"Kami menyatakan bahwa kasus ini adalah kasus pembunuhan yang dilakukan diduga anak laki-laki korban sendiri," kata Kapolres Malang AKBP Hendri Umar.

Jauh sebelum peristiwa penemuan mayat, sebuah kisah pertemuan korban beserta tersangka (Mistrin dan anaknya Arifudin) ke rumah seorang dukun di Kabupaten Blitar terungkap.
Pertemuan ke dukun tersebut dilakukan pada Januari 2021.

Alasan keduanya menemui dukun untuk meminta petunjuk tentang kabar adanya harta karun di bangunan bekas mes di PJB Karangkates tersebut.

Pada 26 Januari 2021, korban berinisiatif melakukan penggalian di area bekas mes karyawan PJB itu.

Selanjutnya, korban langsung berencana untuk menggali di sekitar PJB Karangkates pada 26 Januari 2021.

Halaman
1234
Editor: Wiedarto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved